Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto sepakat memperkuat kerja sama di bidang keamanan, perdagangan dan keimigrasian. Kesepakatan tercapai via sambungan telepon pada Selasa 20 Februari 2018.
Ketegangan kedua negara melonjak atas retorika anti-Meksiko dari Trump sejak dirinya menjadi presiden. Namun belakangan muncul indikasi kedua pemimpin mencoba memperbaiki hubungan.
Pekan lalu, Gedung Putih menyebut kedua presiden tengah berupaya mengatur jadwal pertemuan.
"Trump menggarisbawahi komitmennya memperluas kerja sama antar AS dan Meksiko di bidang keamanan, perdagangan dan keimigrasian," sebut Gedung Putih, seperti dikutip AFP.
Kantor kepresiden Meksiko mengeluarkan pernyataan serupa.
Selain mengenai bilateral, Nieto menyampaikan rasa belangsungkawa kepada Trump atas penembakan massal di Parkland, Florida, yang menewaskan 17 orang.
Trump juga turut berduka atas jatuhnya helikopter militer di Meksiko yang berujung kematian 14 orang.
Tembok Besar
Sebelumnya, Trump berulang kali bertekad akan membuat Meksiko membayar biaya pembuatan tembok besar yang memisahkan kedua negara.
Ia menegaskan tembok diperlukan untuk mencegah kedatangan imigran ilegal dari Meksiko.
Januari tahun lalu, Nieto membatalkan kunjungan ke Washington karena Trump terus melontarkan tekadnya soal pembayaran biaya tembok oleh Meksiko.
Dalam KTT G20 di Jerman pada Juli lalu, keduanya bertemu untuk kali pertama sebagai presiden.
Baca: Meksiko Tak Akan Bayar Pembangunan Tembok Pemisah dengan AS
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan