medcom.id, Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengunjungi Kedutaan Besar Prancis di Washington DC. Obama menandatangani buku belasungkawa.
"Sebagai sekutu, kami berdiri bersama saudara dari Prancis guna memastikan bahwa keadilan akan ditegakkan. Hak hidup kita saat ini akan tetap didahulukan," tulis Obama, seperti yang dilaporkan Associated Press, Jumat (9/1/2015).
"Kedua negara melangkah maju mengetahui bahwa teror tidak sesuai dengan kebebasan dan jalan pikir yang kita bela. Jalan pikir yang menghiasi dunia," lanjut Obama.
Kemudian Obama mengakhiri ucapan simpatinya dengan tulisan "Vive la France!".
Penyerangan brutal terhadap majalah Charlie Hebdo menewaskan 12 orang, termasuk beberapa editor dan pelukis kartun ternama di Paris. Aksi terorisme ini diduga terkait kecaman pada Charlie Hebdo, yang dinilai sebagian pihak menggunakan alasan kebebasan berekspresi secara berlebihan.
Kelompok militan Islamic State (ISIS) memuji pembantaian 12 jiwa pada Rabu (7/1/2015). Pujian disampaikan oleh Abu Mussab yang mengaku sebagai anggota ISIS.
Mussab mengatakan, "Para singa telah membalaskan dendam Rasul kita".
Dirinya menyebutkan bahwa serangan ini baru yang pertama. Serangan lainnya akan menyusul.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan