New York: Payton Grandon, 18, seorang remaja yang melakukan penembakan massal yang menargetkan kulit hitam di sebuah supermarket di Buffalo, New York, Amerika Serikat (AS). Penembakan yang terjadi pada Sabtu, 14 Mei 2022 menewaskan 10 orang kulit hitam. Mendengar kejadian tersebut, Agen Federal AS (FBI) langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Pada hari Senin waktu setempat, penyelidik menggunakan sepatu bot pelindung untuk mencegah kontaminasi TKP saat hari pertama penyelidikan di TKP,” ujar Presenter Metro TV Kevin Egan dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Selasa, 17 Mei 2022.
Sebelumnya, Grandon sempat menebar teror di sekolahnya. Namun, ia tidak didakwa melakukan kejahatan dan tidak ada tindak lanjut setelah dibebaskan dari rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan.
Dalam aksinya, Grandon menggunakan senapan jenis AR-15, pelindung tubuh, dan kamera helm. Grandon merekam dan menyiarkan secara live aksinya melalui aplikasi Twitch. (Hana Nushratu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan