Jokowi dan Prabowo sebelumnya sudah pernah melalui proses pemilihan presiden 2014. Waktu itu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla berhasil mendulang suara 53,15% dari 33 provinsi dan ditetapkan sebagai pemenang pilpres.
Harus diakui kemenangan Jokowi pada 2014 berkat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para seniman. Salah satu dukungan dari pihak seniman yang paling kuat datang dari grup musik Slank. Lantas, apalah Slank akan kembali turun gunung untuk mendukung Jokowi pada Pilpres 2019?
"Gue belum bisa bilang, petanya belum tahu. Gue belum tahu sama sekali. Gue sendiri lagi fokus ke hal-hal lain yang produktif," kata Mohammad Ridwan Hafiedz alias Ridho, gitaris Slank, saat ditemui di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2018.
Ditanya lebih dalam soal pandangan Slank terkait keputusan Jokowi menggandeng Ma'ruf Amin, Ridho mencoba menanggapi dengan bijak.
"Itu sudah pilihan, bukan yang terbaik tetapi menghindari yang terburuk."
Sebelum menutup sesi wawancara singkat itu, Slank mengingatkan pada masyarakat khususnya penggemar Slank untuk tidak menaruh harapan besar pada Slank dalam konteks pilpres 2019.
"Jangan berharap Slank terlalu banyak," tutup Ridho.
Slank merupakan salah satu grup rock Indonesia yang memiliki basis pendukung paling solid di tiap kota, dari Sabang sampai Merauke. Tentu pandangan politik mereka turut menjadi referensi bagi jutaan Slankers yang memiliki hak pilih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News