Chris Evans (Foto: rollingstones)
Chris Evans (Foto: rollingstones)

'Hulk' dan 'Captain America' Kecam Aksi Pendukung Trump di Gedung Capitol

Hiburan mark ruffalo chris evans
Sunnaholomi Halakrispen • 07 Januari 2021 23:14
Jakarta: Ratusan pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol di Washington, D.C. pada Rabu, 6 Januari 2021. Mereka berupaya mengganggu sertifikasi yang dijadwalkan Kongres untuk pemilihan Presiden Amerika.
 
Ribuan demonstran berpakaian MAGA melakukan kekerasan terhadap penegakan hukum. Sejak Rabu pagi, mereka berdemo untuk memprotes kegagalan Donald Trump di Pilpres.
 
Sejak kekalahannya pada November lalu, Trump telah mempertahankan klaimnya bahwa pemilu 2020 telah dicurangi. Meskipun, tetap tidak ada bukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak akan pernah menyerah. Kami tidak akan pernah menyerah. Anda tidak akan menyerah jika ada pencurian (ketidakadilan saat Pilpres AS)," tutur Trump sebagai klaim palsu dalam pidatonya.
 
"Kami memenangkan pemilu ini, dan kami menang telak. Ini bukan pemilu yang ketat," tambahnya.
 
Tidak lama setelahnya, para perusuh pro-Trump menghancurkan barikade pelindung, menyerbu Gedung Capitol. Mereka juga memanjat dinding, memecahkan jendela, melawan penegak hukum federal, dan akhirnya memaksa masuk ke dalam gedung.
 
Massa akhirnya masuk ke gedung itu. Beberapa anggota parlemen dievakuasi dari Gedung Capitol, sementara yang lainnya tetap berada di dalam gedung dengan perlindungan ketat aparat setempat.
 
Di tengah kekacauan itu, para selebritas hollywood memikirkan peristiwa kerusuhan yang terjadi di Washington, D.C. Setidaknya ada lima selebritas yang bereaksi di media sosial masing-masing.
 
"Mereka adalah musuh demokrasi," tulis pemeran Hulk, Mark Ruffalo di Twitter, sambil membagikan tayangan video para demonstran yang melawan polisi federal.
 
Pemeran The Office Rainn Wilson hanya men-tweet, "Astaga, Capitol negara kita sedang diserang oleh teroris."
 
Artis pop Tinashe menyebut Amerika Serikat memalukan. Sedangkan John Cusack, mengecam Trump karena membiarkan massa melakukan demo.
 
"Bayangkan saja pembantaian itu jika mereka tidak berkulit putih," cuit Aktor Chris Evans yang dikenal lewat peran Captain America.
 
(ELG)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif