Finalis Asia’s Next Top Model 5 itu mengatakan bahwa kekasihnya sering memukulinya saat berada di bawah pengaruh alkohol.
"Kalau ngomongin masalah dipukulnya tuh, memorinya ke pas lagi dipukul sama dia. Gimana sih rasanya kita dipukulin sama orang sayang disayang," beber Clara Tan.
Clara Tan menjelaskan bahwa alasan sang kekasih memukulinya lantaran sering mengalami halusinasi. Bahkan, tingkat halusinasi kekasihnya itu terus diperparah selama tinggal bersama.
"Karena halunya lama-lama meningkat, dia kayak sering mabuk-mabukan gitu. Aku dipukulin karena halunya dia," bebernya.
"Pernah dia halusinasi aku selingkuh terus pas aku bilang makasih bunganya aja, dia bilang aku ngatain dia miskin," sambungnya.
Selain itu, Clara Tan juga bercerita bagaimana dirinya dipaksa untuk memakan muntahannya sendiri oleh kekasihnya.
Clara awalnya masih ingin bertahan dengan kekasihnya. Namun, kekerasan yang diterimanya itu semakin parah sehingga ia memilih untuk kabur dan memproses kasusnya ke pihak kepolisian dengan tuduhan kasus penganiayaan berat.
"Aku awalnya ingin bertahan tapi aku nggak kuat akhirnya aku nyerah," pungkasnya.
Clara Tan sendiri sempat bercerita mengenai kisah toxic relationship yang pernah dialaminya melalui unggahan Instagram pribadinya pada Selasa, 11 Oktober 2022 kemarin.
"Aku tahu bahwa setiap hubungan memiliki kelebihan serta tantangan tersendiri tapi kekerasan fisik tak pernah bisa diterima dengan baik," tulisnya.
"Aku membagikan kisahku untuk mendorong siapapun yang mengalami kekerasan fisik untuk bisa berani keluar dari hubungan tersebut dan melaporkannya pada pihak yang berwenang," pungkasnya.
(Raja Alif Adhi Budoyo)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News