Dave Grohl Ungkap Masa Kelam Pasca-Kematian Kurt Cobain
Kurt Cobain (Foto: Biography.com)
California: Pentolan grup musik Foo Fighters, Dave Grohl, mengungkap masa kelamnya ketika Kurt Cobain, rekannya di grup Nirvana, meninggal bunuh diri pada April 1994. Dave mengaku dia sempat enggan mendengarkan musik dan menghindari radio. 

Pengalaman tersebut diungkap Dave dalam wawancara terbaru dengan CBS News Sunday Morning. Presenter bertanya di mana Dave sesaat setelah Kurt meninggal. 

"Aku tersesat," ungkap Dave, seperti dikutip Sunday Morning, 6 Juli 2018.


"Aku melalui sebuah masa yang benar-benar kelam, di mana aku bahkan tak bisa dengar radio karena hatiku hancur hanya karena mendengarkan musik," lanjutnya. 

Sebelumnya, mereka membicarakan pengalaman personal Dave bersama Nirvana. Grup ini terbentuk pada 1987 dan Dave bergabung tiga tahun kemudian sebagai drummer. Dia ikut mengerjakan dua album studio terakhir Nirvana sebelum Kurt meninggal.

"Saat kebanyakan orang berpikir soal Nirvana, mereka berpikir tentang sebuah video atau sebuah lagu di radio. Namun bagiku, Nirvana benar-benar pengalaman personal bersama beberapa teman, dalam perjalanan mulai dari tidur di lantai sampai menjadi grup nomor satu di tangga lagu," ungkap Dave.

Selain soal Nirvana, Dave juga kembali bercerita bahwa dia tidak pernah mengonsumsi narkoba sejak usia 20. Namun banyak orang tidak percaya. 

"Ketika aku bilang ke orang aku tak pernah memakai kokain selama hidupku, mereka pikir aku bohong! Namun aku cinta musik dan aku cinta kehidupan. Bagiku, bertahan hidup adalah permainan. Itulah bagian terberat. Aku hanya ingin bermain musik," ujar Dave, yang sejak 14 Januari lalu telah berusia 49.

Bersama Foo Fighters, Dave telah mengerjakan sembilan album studio yang kebanyakan sukses secara komersial. Album terakhir mereka Concrete and Gold yang dirilis September tahun lalu.
 



(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id