Jerinx (Foto: instagram)
Jerinx (Foto: instagram)

Jerinx Dituntut 2 Tahun Penjara di Kasus Pengancaman Adam Deni

Elang Riki Yanuar • 18 Februari 2022 15:52
Jakarta: Sidang kasus pengancaman yang dilakukan Jerinx kepada Adam Deni memasuki agenda tuntutan. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut personel band Superman Is Dead (SID) itu dengan dua tahun penjara.
 
Jaksa meyakini pria bernama asli I Gede Aryastina itu bersalah melakukan pengancaman terhadap Adam Deni. Jaksa menjerat Jerinx dengan Pasal 29 juncto Pasal 45 B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
 
"Menuntut majelis hakim yang memeriksa mengadili perkara menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan mengirimkan informasi dengan tujuan pengancaman. Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan," kata jaksa, Jumat (18/2/2022).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengalaman Jerinx yang sudah pernah dipenjara menjadi faktor yang memberatkan. Sementata hal yang meringankannya, suami Nora Alexandra itu dianggap sopan dan mengakui kesalahan.
 
"Hal memberatkan, perbuatan Terdakwa menimbulkan rasa takut pada diri korban karena korban mempersepsikan bahwa kata-kata yang disampaikan oleh Terdakwa adalah ancaman bagi dirinya. Terdakwa sudah pernah dipidana dengan pidana penjara selama 10 bulan," ujar jaksa.
 
"Hal meringankan: Terdakwa bersikap sopan di persidangan dan mengakui kesalahannya, Terdakwa merasa menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Terdakwa sudah berupaya meminta maaf kepada korban, dan mengupayakan perdamaian namun korban tidak bersedia memaafkan Terdakwa," lanjut jaksa.
 
Kasus ini berawal dari pertanyaan Adam Deni terhadap pernyataan Jerinx terkait sejumlah selebritas menerima endorse covid-19. Adam Deni meminta Jerinx membuktikan pernyataan tersebut dengan data atau bukti transaksi, bukan sekadar informasi bohong alias hoax. Kemudian, ia diancam oleh Jerinx melalui sambungan telepon, dengan ungkapan kasar berupa penghinaan.
 

 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif