"Hubungan kita sudah seperti family, saya turut berduka cita untuk keluarga," ujarnya saat dihubungi media, Selasa (10/2/2015).
Penyanyi bernama asli Wahyu Setyaning Budi ini pun menggambarkan sosok Rinto Harahap sebagai maestro yang banyak memberi ilmu bermusik bagi banyak musisi.
"Dia (Rinto) 'gila' banget. Zaman dulu saya kecil, dia sangat nge-hits. Konser-konser di stadion sepakbola pun bukan konser band, tapi konser penyanyi-penyanyi mellow," jelasnya.
Rinto Harahap meninggal pada Senin (9/2/2015) di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Rinto meninggal akibat infeksi paru-paru, yang merupakan komplikasi dari kanker sumsum tulang belakang yang dideritanya. Berdasarkan rencana, jenazah Rinto akan dikebumikan di TPU Kampung Kandang besok siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News