Isu tersebut berawal dari cuitan di akun Twitter @Askrlfess yang menyebut wanita berinisial CS memiliki hubungan terlarang dengan pejabat berinisial DA. Disebutkan pula bahwa hubungan CS dengan pejabat DA sudah terjalin lama. Bahkan, pejabat DA dituding memiliki ponsel lain khusus untuk menghubungi CS.
"Hubungan dia dan atasan gue DA sudah lumayan lama. Bahkan atasan gue, punya hp lain buat chat sama si CS," isi cuitan tersebut.
"Mereka beberapa kali check in ke hotel buat HS. CS ini ga mikirin istri dan anak dari atasan gue ya? Padahal, gue sudah check kalau si CS ini berstatus janda dan mempunyai anak," lanjutnya.
Akun tersebut juga membongkar fakta lain soal sosok CS dituduh belum membayar pajak hingga produk yang dijual belum lolos BPOM.
"CS juga belum membayar pajak semua aset yang dia punya. Produk yang dia jual ternyata belum BPOM jika di check secara ingredients. Dia sogok orang buat ngelolosin itu semua," paparnya.
Sosok pejabat DA yang dimaksud memiliki jabatan yang penting di Indonesia.
"FYI, boss gue mempunyai posisi yang lumayan penting di Indonesia. Makanya si CD mau jadi simpenan boss gue buat bantu usahanya dan perluas koneksi," tutup isi cuitan tersebut.
Hal itu membuat Clara Shinta buru-buru melakukan klarifikasi melalui Instagram Stories.
"Pagi-pagi dm rame, berusaha membunuh karakter dan nama baik yang sudah saya bangun sekian lama," tulis Clara Shinta.
"Berita yang beredar tidak sesuai dengan fakta dan keadaan yang terjadi. Sumber berita juga tidak diketahui jelas asalnya," sambungnya
Clara Shinta menutup klarifikasinya dengan membantah tuduhan tersebut dan ia akan memberikan bukti tentangnya.
"So i stand for myself dan clear up talk less proof more," pungkasnya.
(Raja Alif Adhi Budoyo)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News