Gabriella Larasati (Foto: instagram)
Gabriella Larasati (Foto: instagram)

Gabriella Larasati Kembali Diperiksa Polisi Terkait Kasus Video Porno

Hiburan selebritas Gabriella Larasati
Sunnaholomi Halakrispen • 19 Maret 2021 10:48
Jakarta: Aktris sinetron Gabriella Larasati kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Barat. Ia kembali diperiksa terkait video syur yang diduga mirip dengannya.
 
Gabriella diperiksa selama dua jam, yakni sejak pukul 15.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB, pada Kamis, 18 Maret 2021. Status kasus video syur itu pun telah naik ke tahap penyidikan.
 
"Saat ini perkara tersebut berdasarkan hasil dari informasi yang didapat penyidik sudah kami tingkatkan menjadi proses penyidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi di kantornya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hasil gelar peredaran video tersebut ada tindak pidana di dalamnya," tambahnya.
 
Meskipun kasus sudah naik ke penyidikan, polisi memastikan sampai saat ini wanita berusia 22 tahun itu masih berstatus sebagai saksi. Pada pemeriksaan kali ini, Gabriella dicecar sebanyak 33 pertanyaan.
 
"Semua dijawab baik oleh GL sehingga buat terang perkara," tutur AKBP Arsya.
 
Ia memastikan bahwa Gabriella sangat kooperatif dalam pemeriksaan tersebut. Namun, Arsya tidak menampik bahwa status Gabriella akan naik menjadi tersangka. Penyidik pun masih mencari alat bukti yang kuat terkait kasus tersebut.
 
"Hari ini kami periksa GL sebagai saksi untuk kelengkapan berkas pemeriksaan. Jadi untuk ke depan proses masih jalan dan terkait perkembangan akan kami laporkan lagi," pungkasnya.
 
Sebelumnya, video porno dengan durasi 14 detik beredar di aplikasi Telegram dan menjadi viral di media sosial. Video tersebut menampilkan perempuan mirip Gabriella Larasati sedang beradegan dewasa.
 
Gabriella sendiri dikenal sebagai pemeran sinetron Putri Titipan Tuhan. Kemudian, dia bermain di Siapa Takut Jatuh Cinta, juga Cinta Karena Cinta. Selain menjajaki dunia seni peran, dia juga aktif di media sosial Instagram, Tiktok, hingga YouTube.
 
Sementara itu, polisi telah meringkus dua pelaku, yakni NK dan MSA, yang terbukti menyebarkan video porno melalui Twitter dan website. Kedua tersangka meraup keuntungan dari jumlah member yang terdaftar.
 
Member harus membayar sekitar Rp300 ribu untuk setiap film yang diminta. Salah satunya, video porno yang diduga mirip Gabriella Larasati.
 
Kini, dua tersangka itu ditahan di Polres Metro Jakarta Barat. Mereka dijerat Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Undang-Undang No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif