"Anugerah Penyiaran dilakukan untuk memberikan apresiasi bagi insan penyiaran dan siaran berkualitas," kata Komisioner KPID Jateng, Asep Cuwantoro di Semarang.
Anugerah semacam itu, imbuh Asep, merupakan program rutin setiap tahun. Selain itu juga sekaligus dalam rangka untuk memperingati Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-83.
Dalam anugerah itu akan ada sembilan kategori yang dilombakan. Di antaranya kategori kelembagaan, kategori iklan layanan masyarakat (ILM), kategori program anak-anak, kategori talkshow, kategori features, kategori program SSJ (Sistem Stasiun Jaringan), kategori feature televisi SSJ, kategori penyiar, dan kategori program religi.
Kesembilan kategori tersebut sudah dinilai oleh dewan juri di antaranya dari Komisioner KPI Pusat, MUI Jateng Achmad Daroji, Ketua PWI Jateng Amir Machmud, Akademisi Budi Sudaryanto, serta dari Tokoh Perempuan Misbah Zulfa Elizabeth.
"Dengan anugerah ini diharapkan geliat penyiaran di Jawa Tengah semakin berkualitas dan gayeng," tutup Asep.
Ketua KPID Jawa Tengah, Budi Setyo Purnomo menambahkan bahwa penilaian tersebut dilakukan kepada lembaga penyiaran (LP) swasta, LP komunitas, dan LP televisi lokal. Dari masing-masing lembaga penyiaran, setelah proses seleksi administrasi dan faktual akan ditentukan menjadi lima nominator.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News