Meskipun kata-kata maestro tertuang sebagai judul buku, namun kala itu Idris Sardi menolak dengan sebutan tersebut. Saya ini bukan maestro, hanya Tuhan," ucapnya.
Sementara Fadli Zon memberikan sebutan Idris Sardi sebagai Mozart-nya Indonesia. Hal in disebabkan sejak tahun 1954, Idris Sardi telah membuat 189 ilustrasi musik. "Tapi karya sebenarnya sudah pada film hampir 2 ribu. Dia sangat produktif, dan karyanya selalu bernuansa Indonesia," kata dia.
Senin (28/4), Idris Sardi perpulang. Jenazah akan disemayamkan di Rumah Kreatif (Fadli Zon) di kawasan Cimanggis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News