Istri Debby Nasution Merasa Kehilangan Sosok Guru
Raden Ayu Sitoresmi Prabuningrat mengaku kehilangan sosok guru ketika Debby Nasution sang suami meninggal. (Foto: Purba Wirastama)
Jakarta: Raden Ayu Sitoresmi Prabuningrat mengaku kehilangan sosok guru ketika Debby Nasution sang suami meninggal. Selama ini, Sitoresmi selalu menerima bimbingan soal agama dari Debby.

Sitoresmi, mantan istri WS Rendra lalu Sjukri Fadholi, adalah istri keempat Debby. Dia menetap di Yogyakarta dan tinggal beda rumah dengan Debby. Ketika jenazah Deddy dimakamkan di TPU Pasir Putih, Depok, Jawa Barat, Sitoresmi ikut mengantarkan.

"Saya pribadi benar-benar merasakan seperti kehilangan guru. Saya tidak pernah terlepas dari bimbingannya," kata Sitoresmi usai melayat, Minggu, 16 September 2018.


"Walaupun kami berada di dua tempat berbeda, saya di Jogja, dia di Jakarta, tetapi saya merasa kehilangan. Saya tidak tahu harus bertanya kepada siapa jika saya punya pertanyaan khusus yang berkaitan dengan beliau. Saya masih belum percaya. Kalau usia beliau, yang relatif belum terlalu sepuh, karena dia beda enam tahun di bawah saya," lanjutnya.

Sitoresmi menyebut bahwa Debby sudah menjadi milik masyarakat. Ini tampak dari banyaknya murid bimbingan Debby yang ikut melayat ke Depok, bahkan masih berkumpul di sekitar pusara usai pemakaman.

"Satu pertanda bahwa beliau mendapatkan cinta yang begitu tulus dari jamaah," ujarnya.

Sitoresmi, yang lahir pada 1950 dari keluarga Keraton, belajar akting dari grup teater Rendra. Dia juga menjadi aktor film sejak 1981 lewat Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari. Lalu merambah dunia musik sebagai penyanyi. Dia pernah mengisi vokal salah satu lagu di album Palestina bersama Gank Pegangsaan, grup musik gagasan Debby.

Debby dan Sitoresmi menikah pada 1996. Waktu itu, dua istri Debby telah meninggal.

Sebelum Debby meningal pada Sabtu siang, 15 September 2018, Sitoresmi sempat berbincang dengannya lewat telepon dan pesan teks sepekan sebelumnya.

"Seperti biasa, saya konsultasi soal agama karena di Jogja, saya selaku orang yang dipercaya masyarakat untuk memberi materi keagamaan. Itulah (komunikasi) yang terakhir, tanggal 9 (September) kemarin," pungkasnya.

Debby terkena serangan jantung usai memberi ceramah agama di Masjid Al-Ikhlas Cipete Selatan, Cilandak. Dia segera dilarikan ke RS Mitra Setia, tetapi nyawa tak tertolong. Debby meninggal dalam usia 62 tahun.


 



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id