Maura putri Nurul Arifin (Foto: instagram)
Maura putri Nurul Arifin (Foto: instagram)

Sebelum Meninggal, Ini Curhatan Terakhir Putri Nurul Arifin dengan Sang Ayah

Patrick Pinaria • 25 Januari 2022 17:35
Jakarta: Pasangan aktris dan politisi Nurul Arifin dan Mayong Suryo Laksono harus kehilangan putrinya bernama Maura Magnalia Madyaratri. Ia meninggal dunia akibat terkena serangan jantung pada Selasa, 25 Januari 2022.
 
Kematian Maura terjadi begitu mendadak bagi keluarganya. Pasalnya, Maura tak menunjukkan tanda-tanda ataupun keluhan apapun mengenai kesehatan sebelumnya. Bahkan, menurut Nurul, Maura masih mengobrol dengan ayahnya dan teman-temannya pada malam harinya. 
 
"Tadi malam jam 1 dia masih ngobrol sama Mas Mayong, dia masih chat sama teman-temannya," ujar Nurul saat ditemui di rumah duka di Depok, Jawa Barat yang dikutip dari Antara pada Selasa, 25 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat Nurul dan Mayong hendak tidur, Maura belum beranjak sedikit pun dari meja makan. Hingga akhirnya, ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di meja makan tersebut oleh asisten rumah tangganya pada pukul 04.30 WIB.
 
"Terus sudah, setengah lima pas kami bangun dia udah terkapar di meja makan," lanjut dia.
 
Maura sempat dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.37 WIB.
 
"Jadi sempat ada waktu 37 menit dan tidak tertolong," kata Mayong.
 
Baca: Meninggal Akibat Serangan Jantung, Anak Nurul Arifin Seharusnya Wisuda Bulan Depan
 
Lebih lanjut, Mayong juga mengungkapkan percakapan terakhirnya dengan Maura sebelum meninggal. Ia mengaku Maura sedang sibuk mengurus persiapan wisuda S2 di Sydney University pada Maret 2022 dan melamar pekerjaan.
 
"Dia keterima kerja di Bali tapi, terus dia lagi mikir 'aku ke Bali atau enggak ya'. Jadi dia lagi ada di masa masa agak sulit ya menurut kami, karena sekolah sudah selesai tapi belum wisuda, di sisi lain dia harus mencari kerja dan ternyata ada satu yang minta dia datang tapi di Bali. Mungkin kalau misalnya tidak ada apa-apa hari ini kami akan mengobrol lagi soal itu," tambah Mayong.
 
"Kalo untuk kami sih lebih ke nanti Maret bisa enggak ya dia pergi ke Australia untuk wisuda, kan mereka masih lockdown di sana," tuturnya.
 
Mayong menambahkan Maura memang sangat dekat dengan keluarga. Ia kerap terbuka mengenai permasalahannya yang dirasakan.
 
"Ke saya dia dekat sekali cerita banyak hal tentang kekhawatiran dia, tapi tidak terlalu mendalam. Dengan adiknya juga sangat dekat karena mereka hanya berdua kan," imbuh Mayong.
 
Maura meninggal dunia pada usia 28 tahun. Jenazahnya disemayamakan di Rumah Duka Cinere sebelum dimakamkan di San Diego Memorial pada Rabu, 26 Januari 2022.
 
(PAT)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif