Vokalis Band Roxette Marie Frederiksson Meninggal Dunia (Foto: gettyimages)
Vokalis Band Roxette Marie Frederiksson Meninggal Dunia (Foto: gettyimages)

Marie Frederiksson, Vokalis Roxette Berjuang Tahunan Lawan Tumor Otak

Hiburan roxette
Cecylia Rura • 10 Desember 2019 21:56
Jakarta: Vokalis Roxette Marie Frederiksson meninggal dunia, Senin pagi, 9 Desember 2019. Musisi asal Swedia itu tutup usia setelah berjuang melawan penyakit tumor otak. Marie Frederiksson meninggalkan suami, Mikael Bolyos, dan kedua anak mereka Inez Josefin dan Oscar.
 
Rekan duet Marie dalam Roxette, Per Gessle turut memberikan penghormatan terakhir. Per mengenang bagaimana waktu berjalan cepat. Dia mengenang saat menghabiskan waktu bersama Marie di apartemen kecilnya dan mewujudkan impian kecil mereka.
 
Bagi Per, impian terwujud itu ketika mendapat kehormatan merasakan talenta yang dimilikinya dan kemurahan hatinya. "Seluruh cintaku selalu untukmu dan keluargamu. Hal itu takkan pernah berubah," kata Per.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Marie Frederiksson didiagnosa menderita tumor otak setelah jatuh pingsan di rumahnya pada 2002. Saat itu dokter memprediksi Marie hanya memiliki 20 persen kesempatan untuk hidup. Namun, dia tetap bertahan hingga puluhan tahun meski harus menjalani perawatan panjang yang melelahkan.
 
Marie Frederiksson merintis band Roxette bersama Per Gessle sejak 1986. Lagu terpopuler mereka di antaranya It Must Have Been Love, Joyride, The Look, dan Listen to Your Heart.
 
Musik Roxette mencapai kesuksesannya setelah lebih dari 75 juta rekaman mereka terjual ke seluruh dunia dan menempati posisi ke-19 dalam daftar 40 singel hits. Capaian ini melambungkan popularitas mereka.
 
Roxette sempat rehat sejenak selama 17 tahun karena penyakit yang diderita Marie. Kondisinya memburuk setelah menjalani perawatan radiasi untuk tumor otak.
 
Tahun 2011 Roxette sempat reuni dan menjalani tur sepanjanh tahun itu. Mereka juga tampil dalam pernikahan Princess Victoria pada 2010 dan Princess Madeleine pada 2013.
 
Pada 2016, Marie sempat didesak para dokter untuk berhenti bermusik. Dia tak bisa menjalani rekaman dan tur. Itu adalah waktu terberat juga bagi sang manajer, Marie Dimberg.
 
Dalam autobiografi, Marie Frederiksson menulis sudah berdamai dengan penyakitnya melalui terapi radiasi. Dia menulis, sempat merasa putus asa karena menghabiskan waktu bertahun-tahun dengan penyakitnya. Namun, dia juga bersyukut karena masih bisa duduk dan bernyanyi saat itu.
 
Jenazah Marie Frederiksson akan dimakamkan secara privat dan dihadiri kerabat dekat serta keluarga. Marie Frederiksson meninggal dalam usia 61 tahun.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif