AKB48 (Foto:Dok.AFP/Toshifumi Kitamura)
AKB48 (Foto:Dok.AFP/Toshifumi Kitamura)

Penyerang AKB48 Pilih Korban Secara Acak

Rosa Anggreati • 27 Mei 2014 12:52
medcom.id: Pelaku penyerangan Satoru Umeta mengaku, tidak berencana membidik personel AKB48. Dia hanya ingin membunuh dan memilih calon korban secara acak.
 
Di hadapan polisi, Umeta mengatakan bahwa ia bermaksud untuk membunuh seseorang , tapi tidak merencanakan secara spesifik target orang tertentu. Mengenai motifnya, polisi masih menggali informasi dari Umeta. Demikian dikutip Japantimes, Selasa (27/5/2014).
 
Polisi yang menangkap Umeta di lokasi kejadiaan sesaat setelah melukai personel AKB48, berspekulasi bahwa Umeta berhasil masuk ke venue dengan gergaji lipat tersembunyi di dalam tas.

Umeta berhasil menyusup di antara ratusan fans yang mengantre di ajang jumpa fans "handshake event" yang digelar AKB48 di Kota Takizawa, Perfektur Iwate, Minggu, 25 Mei 2014. Setelah memasuki tenda tempat personel AKB48 menunggu hendak menyalami fans, Umeta secara membabi buta menyerang dua personel AKB48 Rina Kawaei (19) dan Anna Iriyama (18), serta seorang staf. Dia mengayunkan gergaji sepanjang 50cm ke arah ketiga korban.
 
Kawaei menderita patah tulang pada ibu jari kanan serta robekan. Iriyama retak lengan kanan dan robekan di kepala. Seorang staf luka pada tangan kirinya setelah berusaha melindungi Kawaei dan Iriyama. Ketiganya sudah menjalani operasi selama tiga jam dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA