Jessica Iskandar (Foto: instagram)
Jessica Iskandar (Foto: instagram)

Nyaris Ditipu Rp10 M, Jessica Iskandar Tertawa di Atas Penderitaan Sendiri

Medcom • 16 September 2022 18:37
Jakarta: Kasus Jessica Iskandar sampai saat ini masih terus berlanjut. Ia menunggu kejelasan atas kasusnya yang sudah dilaporkan kepada pihak berwajib.
 
Dalam postingannya, Jessica Iskandar menuliskan dirinya tertawa di atas penderitaannya sendiri.
 
"Tertawa di atas penderitaan diri sendiri. #sabar #ikhlas #kuat #berdoa Cara paling ampuh mengurangi stress," ungkap Jessica Iskandar dalam Instagram miliknya Jumat, 16 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Postingan tersebut mendapatkan tanggapan dari netizen yang memberikan doa agar masalah Jessica Iskandar cepat selesai.
 
"Lebih baik begitu kak #inijedar Daripada tertawa di atas penderitaan orang," kata akun terd****.
 
"Semoga kasusnya cepat selesai .Tuhan turut campur tangan,dalam setiap perkara," jelas akun ur****.
 
"Filipi 4:13: segala perkara dapat ku tanggung di dalam dia yg memberi kekuatan kepadaku.... Tenang kak ada Tuhan Yesus... Kebenaran pasti terungkap," imbuh akun pryt****.
 
"Sll baca Firman Tuhan dear sbg sumber kekuatan kelegaan n pemulihan, berserah sm Tuhan, Dia yg akan bertindak GBU," beber akun yrt***.
 
Sebelumnya, Jessica Iskandar dilaporkan balik oleh pihak Steven. Dia tak terima disebut penipu oleh Jessica Iskandar.
 
Steven merupakan komisari Triip.id yang merupakan perusahaan rental mobil di Bali. Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag mengaku jadi korban penipuan dan penggelapan.
 
Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag mengatakan 11 mobilnya rain dan rugi nyaris dari Rp 10 miliar. Pengacara Steven, Darius Situmorang mewakili kliennya mendaftarkan gugatan tersebut.
 
Darius mengatakan pihak kliennya tidak mengetahui jelas dasar apa yang membuat Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag menyebut Steven penipu saat menggelar jumpa pers. Darius mempertanyakan soal 11 mobil serta uang sebesar Rp 9,8 miliar yang dimaksud oleh Jessica Iskandar.
 
"Kami bahkan nggak ngerti karena ujug-ujug ada laporan. Kalau benar ada penggelapan, penggelapan yang mana? Penipuan yang mana?" tanya Darius Situmorang.
 
"Penyampaian mereka terkait 11 unit mobil, terkait Rp 9,8 miliar, kami nggak tahu ini yang mana," sambungnya.
 
(Raja Alif Adhi Budoyo)
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif