Gabriella Larasati (Foto: instagram)
Gabriella Larasati (Foto: instagram)

Penyebar Video Syur Artis GL Ternyata Mantan Napi, Begini Cara Mereka Raup Cuan

Hiburan video porno polisi Gabriella Larasati
Adri Prima • 02 Maret 2021 16:19
Jakarta: Sosok penyebar video porno mirip aktris Gabriella Larasati telah ditangkap polisi. Kedua tersangka berinisial NK dan MSA itu dicokok di dua lokasi berbeda. 
 
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Polres Metro Jakarta Barat mengatakan bahwa salah satu tersangka yakni MSA merupakan seorang residivis alias mantan narapidana. 
 
MSA ternyata pernah ditahan di Polda Jawa Timur karena melakukan kesalahan terkait kasus yang sama, yakni penyebaran video porno. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"MSA yang bersangkutan adalah seorang residivis tahun 2015, pernah ditangkap dan diproses dengan perbuatan yang sama penyebaran video porno dan divonis empat bulan penjara di Polda Jawa Timur," ujar Adi Wibowo, Senin 1 Maret 2021 kemarin.
 
MSA sendiri sengaja menyebarkan video syur remas payudara tanpa busana itu karena ingin menambah jumlah pengikutnya serta meraup keuntungan.
 
"Yang bersangkutan ini mempunyai akun Twitter bernama bbffofficial, saat ini followersnya 10K. Tersangka MSA ini bermaksud untuk menambah followersnya," lanjut Adi Wibowo. 
 
Sama halnya dengan MSA, NK juga memanfaatkan video tak senonoh tersebut untuk mencari keuntungan. Kepada polisi, NK mengaku menjual video tersebut mulai dari harga Rp250 ribu. 
 
"Dimana apabila ada member yang terdaftar, ada member biasa, ada member vip dengan harga berbeda, kisaran harga 250 - 300 ribu untuk menjadi membernya. Nah untuk setiap film yang akan diminta oleh para member itu berbayar lagi sekitar 300 ribu per satu film. Salah satunya film yang saat ini (video diduga Gabriella)," tutur Adi Wibowo. 
 
"Kalau kami lihat yang bersangkutan sudah melakukan 10 bulan terakhir dan meraup keuntungan 75 juta. Bukan hanya film ini tapi film lain juga," bebernya. 
 
Kini, dua tersangka itu ditahan di Polres Metro Jakarta Barat. Mereka dijerat Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Undang-Undang No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
 
Sebelumnya, video porno dengan durasi 14 detik beredar di aplikasi Telegram dan menjadi viral di media sosial. Video tersebut menampilkan perempuan mirip Gabriella Larasati sedang beradegan dewasa.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif