Peristiwa bermula ketika AKB48 yang beranggotakan 140 gadis menggelar jumpa fans di Iwate Prefecture, Minggu (25/5/2014). Acara yang rutin dilakukan itu biasanya berjalan lancar. Ratusan fans antre dengan teratur untuk kemudian berjabat tangan dengan anggota AKB48 satu per satu. Namun, tidak pada hari nahas itu.
Dua anggota grup pop, Rina Kawaei (19) dan Anna Iriyama (18) tiba-tiba diserang secara brutal oleh seorang pria yang membawa senjata tajam berupa gergaji sepanjang 50cm.
Penyerang, seorang pria bernama Satoru Umeta (24), sedang menunggu sejalan dengan ratusan penggemar lainnya. Tak diduga, dia mengambil gergaji sepanjang 50 cm dan langsung mengayunkan tanpa ampun kepada korban. Selain melukai Rina dan Anna, seorang anggota staf juga terluka setelah dia berusaha melindungi kedua korban dan mencoba menghentikan penyerang.
Seorang saksi mata seperti dinukil rt.com, Senin (26/5/2014), mengungkapkan momen mengerikan tersebut. "Saya melihat dengan mata kepala sendiri, para gadis berlarian ketakutan. Rina tergeletak di lantai berlumuran darah, menjerit dan menangis. Saya tidak akan pernah melupakan kejadian ini. Sesuatu telah hilang hari ini, sebuah ikatan yang kuat antara fans dan idolanya," ujar fans dengan akun Instagram @energywen.
AKB48 merupakan grup pop terbesar di Jepang, sebanyak 140 orang, yang terbagi dalam beberapa tim. Pada November 2010, Guinness World Records membukukan mereka sebagai grup dengan anggota terbanyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News