medcom.id, Jakarta: Lea Simanjuntak turut mewarnai pagelaran '7 Hari Menuju Kemenangan Rakyat' yang digelar secara beruntun di Teater Salihara, Jakarta, mulai 17 Juli hingga 23 Juli 2014.
Acara yang digelar dalam rangka menyambut kemenangan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) itu menjadi salah satu pesta penutup dalam rangka mendukung Jokowi-JK menuju Istana.
Lea turut menyumbangkan suara emasnya di hadapan ratusan penonton dengan menyanyikan lagu 'Inang' dan 'Ibu Pertiwi'.
"Ada satu hal yang bikin saya tambah cinta sama Jokowi, dia cinta sama ibunya. Mendengarkan apa yang dikatakan ibunya dan berterima kasih sama doa-doa ibunya. Malam ini saya mau mengajak kita semua untuk mengingat ibu, hormat sama ibu, agar kita punya generasi yang lebih baik untuk selanjutnya," ucap Lea.
Usai acara, penyanyi berdarah Batak itu juga mengeluarkan pendapatnya tentang sebagian orang yang berseteru karena memiliki pandangan yang berbeda dalam memilih calon pemimpin bangsa.
"Bagi saya, (kemenangan Jokowi) jangan sampai jadi penghalang untuk silaturahmi. Kita itu tetap bangsa yang satu, perbedaan pandangan, budaya, agama, sudah lama kita jalani. Jangan jadi kita terpecah, kita tetap satu," ucap perempuan berambut pendek itu.
Lea menyebut orang-orang yang terlibat pertengkaran gara-gara beda pilihan capres adalah orang yang norak.
"Saya tahunya yang bekerja di kantoran, yang pendidikannya kurang tinggi, kayak office boy dan pegawai lainnya (bertengkar). Saya sih melihat hal tersebut norak karena nantinya kan kita akan maju bersama," lanjut Lea.
Kedepannya, Lea juga berharap bahwa Jokowi-JK tetap mendengar hati nurani dan menjadi bapak yang baik untuk Indonesia.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan