AKB48 (Foto:Dok.Reuters/Yuriko Nakai)
AKB48 (Foto:Dok.Reuters/Yuriko Nakai)

Sistem Pengamanan Personel AKB48 Lemah

Rosa Anggreati • 27 Mei 2014 13:23
medcom.id: Tidak ada pemeriksaan terhadap barang bawaan fans sebelum masuk ke lokasi acara dan bersalaman dengan AKB48.
 
Lemahnya sistem keamanan diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya penyerangan terhadap personel AKB48. Menurut sumber kepolisian, tidak ada pemeriksaan tas dan barang bawaan fans.
 
Hal serupa dituturkan oleh fans yang menjadi saksi mata di tempat kejadian perkara. Petugas keamanan hanya melakukan pemeriksaan sepintas saja. Pascaperistiwa tersebut, para fans mendesak agar penyelenggara acara memperketat pengamanan.

Diketahui, pemeriksaan keamanan cenderung kurang ketat di Jepang. Di Negeri Sakura itu, terdapat undang-undang yang ketat mengatur kepemilikan senjata api dan kejahatan yang melibatkan senjata jarang terjadi. Demikian dilansir Japantimes, Selasa (27/5/2014).
 
Menurut sumber lain yang dekat dengan kepolisian, seharusnya peserta di acara-acara khusus di mana fans bisa bertemu dengan idola mereka secara pribadi, tidak diizinkan memasuki tenda dan berjabat tangan dengan sang idola.
 
Pada acara hari Minggu, 25 Mei 2014, Rina Kawaei (19) dan Anna Iriyama (18) menderita luka pada kepala dan jari tangan mereka. Luka serupa juga diderita seorang staf yang berusaha melindungi keduanya.
 
Hiroshi Yuasa, manajer Theater AKB48 di Akihabara, Tokyo, Senin, 26 Mei 2014, mengunjungi Iwate University Hospital Medical Morioka, di mana Kawaei dan Iriyama menjalani operasi darurat pada hari Minggu.
 
"Operasi berakhir dengan sukses dan kondisi mereka stabil. Mereka bisa meninggalkan rumah sakit besok (hari ini)," tutur Yuasa.
 
Setelah peristiwa itu, konser grup AKB48 didibatalkan. Begitu juga jadwal meet and greet AKB48 lainnya. Semoga saja, insiden ini menjadi yang pertama dan terakhir.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA