"Dia mengumpulkan cukup energi untuk membawa putranya kembali ke kapal, tetapi tidak cukup untuk menyelamatkan dirinya sendiri," kata Sheriff dari kepolisian Ventura, Bill Ayub, dikutip CNN, Selasa 14 Juli 2020.
Pernyataan tersebut didapatkan penyidik dari keterangan Dorsey, putra Naya Rivera yang masih berusia 4 tahun. Kepada petugas, Dorsey mengatakan dia dan ibunya awalnya berenang di danau dan meninggalkan kapalnya.
Setelah itu, keduanya berusaha berenang kembali ke atas kapal mereka yang telah pergi menjauh. Dorsey berhasil berenang dan naik ke atas kapal atas bantuan ibunya. Namun ketika melihat ke belakang, Dorsey mendapati ibunya menghilang dari permukaan air.
"Putra Naya kemudian ditemukan tertidur seorang diri di kapal sewaan setelah dicari petugas lantaran kapal mereka tak kunjung kembali ke dermaga," ujar Ayub.
Saat ditemukan, Dorsey sedang tertidur pulas di atas kapalnya mengenakan jaket pelampung. Sementara jaket pelampung Naya juga ditemukan tersusun rapi di kapal itu. Naya Rivera diduga tenggelam tak mengenakan pelampung.
Jasad Naya Rivera kemudian berhasil ditemukan mengambang di wilayah timur laut danau pada Senin 13 Juli 2020 waktu setempat. Tubuh tersebut ditemukan setelah dilakukan pencarian enam hari semenjak hilangnya Naya Rivera di danau Piru pada Rabu pekan lalu.
"Berdasarkan karakter fisik dan catatan orang hilang di danau ini, kami yakin bahwa jasad yang ditemukan adalah Naya Rivera," ucap Ayub.
Saat ditemukan, Bill Ayub bilang, pihaknya tidak mengindikasikan adanya tanda-tanda kekerasan atau percobaan bunub diri. Dia yakin Naya Rivera meninggal karena tenggelam. Jasad Naya Rivera langsung dibawa ke kantor pemeriksa medis wilayah Ventura untuk autopsi dan identifikasi positif.
"Namun kami tetap akan lakukan pemeriksa medis untuk autopsi dan identifikasi positif," tandas Ayub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News