Irfan Hakim (Foto: MI/Imanuel Antonius)
Irfan Hakim (Foto: MI/Imanuel Antonius)

Cerita Irfan Hakim Terpapar Covid-19

Hiburan Artis dan Virus Korona
Sunnaholomi Halakrispen • 08 Januari 2021 14:26
Jakarta: Pembawa acara Irfan Hakim mengaku dirinya terpapar virus corona baru atau penyakit covid-19 sejak akhir Desember 2020. Kini, ia telah sembuh. Ia pun menceritakan kisahnya selama terpapar penyakit mematikan itu.
 
Ia menyatakan bahwa awalnya dia merasa ada yang berbeda dengan kondisi tubuhnya. Sebab, ia selalu memahami bagaimana mengukur kondisi kesehatan hingga bagaimana merespons tubuhnya.
 
"Suatu ketika gue mulai heran sama tubuh gue, ini kenapa ya rasanya aneh. Gue orangnya jarang berkeluh kesah. Saking enggak enaknya badan, gue sampai ngeluh, gue enggak enak badan deh," ujar Irfan Hakim di kanal YouTube miliknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rasanya gimana ya panas, terus lemas. Kalau syuting pakai face shield mulai terasa panasnya. Sesak sih enggak cuma terasa lemas aja. Gue mulai heran dan mulai curiga," tambahnya.
 
Irfan semakin curiga mengingat rekan kerjanya, Gilang Dirga, positif covid-19 pada 21 Desember 2020. Lantaran Irfan merasakan adanya gejala covid-19, ia memutuskan memeriksakan kesehatannya dengan swab PCR.
 
"Gue swab PCR karena si Gilang positif, beberapa teman kerja gue juga positif. PCR jam 11 siang, hasilnya baru jam 12 malam. Gue sudah tidur, lemas banget. Sebelumnya gue ke rumah Soimah, Soimah hasilnya negatif," tuturnya.
 
Ternyata, hasil tes Irfan positif covid-19. Rasa sedih, kesal, serta bingung, menyelimutinya. Selanjutnya, ia menjalani isolasi mandiri di lantai dua rumahnya. 
 
Sedangkan keluarganya, beraktivitas di lantai satu. Sebab, hasil tes mereka semua negatif covid-19. Termasuk sang manajer dan asisten Irfan.
 
Perawatan intentif dilakukan Irfan selama menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Akhirnya, Irfan dinyatakan negatif covid-19 pada 5 Januari 2021. Meski demikian, ia memilih istirahat untuk beberapa hari ke depan.
 
"Gue masih harus istirahat beberapa hari ke depan, enggak dibawa kerja dulu soalnya takut masih bisa nularin ke orang atau justru takut drop," akunya.
 

 
(ASA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif