Ariel Tatum di Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Oktober 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Ariel Tatum di Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Oktober 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Cara Ariel Tatum Pulihkan Diri dari Gangguan Kejiwaan

Hiburan Ariel Tatum
Cecylia Rura • 20 Oktober 2019 07:00
Jakarta: Tidak mudah bagi aktris Ariel Tatum menjalani profesi keartisan saat menyadari ada yang salah dengan kondisi kejiwaannya. Ariel Tatum punya rutinitas unik untuk usaha sembuh setelah membaca buku.
 
"Aku pribadi baca buku The Power of Your Subconscious Mind, itu buku bagus banget, best seller. Dia menjelaskan seperti yang Bu Liza jelaskan, say kind words to your mind," kata Ariel Tatum di Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Oktober 2019.
 
Setelah membaca buku itu, sebelum tidur, Ariel Tatum menyiapkan rekaman suaranya sendiri tentang kata-kata baik yang memotivasi diri sendiri. Rekaman berdurasi 11 menit itu didengarkan sebelum tidur.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya punya aku, you are kind, you are okay, and everything is going well, everything is going great, panjangnya 11 menit. Semua yang aku mau, I want myself to be kind, meredam stres," kata aktris berusia 22 tahun itu.
 
Metode rekaman itu dirasa berdampak baik. Ariel memasukkannya dalam aktualisasi diri dan menyarankan orang lain untuk ikut melakukan hal yang sama.
 
"Karena bahkan ketika kita tidur otak kita tetap menyerap informasi," kata Ariel.
 
Psikolog praktisi hipnoterapis, Liza Marielly Djaprie, M. Psi selama dua tahun terakhir menangani Ariel Tatum sebagai pasiennya. Ariel sebelumnya juga memberanikan diri untuk terbuka datang ke Sanatorium Rumah Sakit Jiwa Dharmawangsa bertemu dengan sesepuh Profesor Sasanto. Menurut Liza, Ariel melakukan tahapan pertama dengan benar ketika memutuskan untuk membuka diri soal kondisi kejiwaannya.
 
"Acceptance adalah langkah pertama untuk proses penyembuhan. Itu masuk kepada kecerdasan emosional kita menghadapi dunia yang dalam tanda kutip gila. Kalau di psikolog ada tiga kecerdasan: intelektual, emosional, spiritual," terang Liza.
 
Ariel Tatum mulai mencari tahu tentang kondisi kesehatan jiwanya sejak usia 13 tahun. Setelah beberapa kali pindah psikolog dengan diagnosa berbeda, Ariel akhirnya menyadari dia menderita Borderline Personality Disorder (BPD) hingga sulit berkegiatan dan menjalin hubungan dengan orang lain, bahkan sempat ingin melukai dirinya sendiri.
 
Meski belum sembuh betul, Ariel tetap melakukan terapi dan mengonsumsi obat untuk menjaga kondisi kesehatan mentalnya.
 
"Selagi aku enggak sakit, consent battle, setiap hari aku harus maintain (mempertahankan) itu semua, masih minum obat sampai sekarang ada anti-depresan, untuk anxiety, untuk menstabilkan mood, harus aku imbangkan dengan meditasi, eating good (konsumsi makanan baik atau sehat)," terang Ariel.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif