Yayan Ruhian (Foto:Antara/Teresia May)
Yayan Ruhian (Foto:Antara/Teresia May)

Yayan Ruhian: Pencak Silat Lebih Dihargai Bangsa Lain

Agustinus Shindu Alpito • 30 Juni 2015 14:25
medcom.id, Jakarta: Sebagai penggiat pencak silat, Yayan Ruhian merasa nasib seni bela diri nusantara, menyedihkan.
 
Pasalnya, minat dan kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sangat minim. Sebaliknya, bangsa asing justru lebih menghargai.
 
"Pencak silat lebih dihargai, diminati, dan dicintai oleh bangsa lain. Saya main film yang ada unsur pencak silat untuk mengenalkan kepada generasi muda," kata Yayan saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta, Senin (30/6/2015).

Yayan bersama Iko Uwais memang dikenal sebagai aktor yang memiliki keahlian pencak silat. Keduanya mempopulerkan seni bela diri dengan cara yang lebih kekinian, melalui dunia film.
 
Keahlian pencak silat pula yang akhirnya membuat Yayan dan Iko dilirik sineas dunia. Yang terbaru, Yayan membintangi film Jepang berjudul Yakuza Apocalypse.
 
"Mereka (orang asing) bilang, pencak silat bela diri hebat dan tidak ditemukan pada ilmu bela diri lain. Saya sempat mencoba bela diri di luar silat. Pencak silat tidak hanya olahraga, tapi olah rasa. Ada nilai luhur yang terkandung dalam pencak silat," papar Yayan.
 
Yakuza Apocalypse merupakan film arahan sutradara Takashi Miike. Film yang mengangkat tema vampir Yakuza itu akan tayang di Indonesia pada 1 Juli 2015, melalui jaringan bioskop Cinemaxx.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA