Eminem (Foto: wenn)
Eminem (Foto: wenn)

"Metallica" dan "Eminem" Masuk Daftar Password Paling Sering Diretas

Hiburan metallica eminem
Purba Wirastama • 23 April 2019 13:48
Jakarta: Pengguna internet sudah sering mendapat anjuran, untuk tidak memakai tanggal lahir atau urutan angka 123456 sebagai password atau kata sandi karena relatif mudah diretas. Bagaimana kalau nama musisi atau grup musik? Bagaimana kalau nama tokoh film?
 
Sebaiknya jangan pilih nama yang populer. Pasalnya, banyak nama musisi, grup, atau pesohor lain yang ternyata masuk kategori kata sandi paling sering diretas di internet. Beberapa nama misalnya "metallica", "eminem", "50cent", "johnmayer", dan "kattyperry".
 
Menurut laporan Rolling Stone dan National Cyber Security Centre (NCSC) di Inggris, lima nama musisi di atas masuk ke dalam daftar 100 ribu sandi paling beresiko di dunia. Daftar 100 ribu kata sandi ini dikumpulkan oleh NCSC bersama pakar keamanan web Troy Hunt (Have I Been Pwned?).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain lima yang sudah disebut, ada pula nama tokoh dari novel, komik, film, atau serial televisi. Misalnya "superman" dan "naruto", yang menduduki peringkat atas di antara sekian kata sandi paling beresiko seperti "123456789", "000000", "123", serta berbagai kombinasi angka sederhana. Bahkan jika ditulis dengan kombinasi angka, "superman89" misalnya, masih tetap beresiko tinggi.
 
Sejumlah nama musisi lain yang masuk daftar kata sandi paling rentan diretas adalah "bonjovi", "slipknot", "blink182", "michaeljackson", dan "justinbieber". Lalu ada sejumlah nama tokoh fiksi lain seperti "harrypotter", "hermione", "batman", "joker", "spiderman", "avengers", "ironman", dan "mrbean".
 
Kata sandi beresiko lain adalah yang memakai istilah umum seputar komputer dan internet, seperti "password", "computer", dan "samsung", atau yang mudah diketik seperti "qwerty", "asdfgh", dan "aaaaaa", atau ungkapan umum seperti "iloveyou", "fuckyou", dan "monkey".
 
NCSC menyarankan pengguna internet tidak memakai kata sandi yang ada dalam daftar 100 ribu itu untuk menekan resiko akun diretas. Menurut NCSC, penyerang umumnya memakai daftar semacam ini ketika hendak membobol suatu akun atau jaringan.
 
"Kami paham keamanan siber terasa menakutkan bagi banyak orang, tapi NCSC sudah menerbitkan banyak saran yang mudah diterapkan, untuk membuat kalian tidak terlalu rentan diretas," kata pihak NCSC dalam pernyataan resmi.
 
"Memakai password yang sama (re-use) adalah resiko besar yang bisa dicegah. Setiap orang seharusnya tidak melindungi data sensitif dengan sesuatu yang bisa ditebak dengan mudah, seperti nama pertama, tim sepakbola lokal, atau grup musik favorit. Memakai kata sandi yang sulit ditebak adalah langkah pertama dan kami menyarankan, memakai kombinasi tiga kata acak tetapi mudah diingat. Jadilah kreatif dan memakai kata yang mudah kalian ingat, sehingga orang tidak mudah menebak kata sandi."
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif