Inul Daratista (Foto: Instagram)
Inul Daratista (Foto: Instagram)

Soal Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Inul: Bukan Salah Presiden, tapi Rakyatnya Susah Diatur

Hiburan DKI Jakarta Virus Korona tanah abang inul daratista covid-19 pandemi covid-19 protokol kesehatan
Patrick Pinaria • 03 Mei 2021 17:33
Jakarta: Situasi mengejutkan terjadi di Pasar Tanah Abang pada Sabtu, 1 Mei 2021. Pasar grosiran tersebut kebanjiran pengunjung. Tak tanggung-tanggung, 100 ribu pengunjung datang berbelanja di pasar tersebut.
 
Kejadian tersebut lantas menuai banyak kritik. Salah satunya datang dari penyanyi dangdut Indonesia Inul Daratista
 
"Ya Allah, semoga kalian diberikan kesehatan semua ya. Demi baju Lebaran enggak sebanding ketika kalian terpapar. Aku sekeluarga bulan lalu kena sebulan habis duit ratusan juta," kata Inul lewat akun Instagram miliknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Inul juga mengaku kecewa karena masih ada sebagian masyarakat yang masih juga cuek dengan aturan dan protokol kesehatan selama pandemi ini. Termasuk kejadian di Pasar Tanah Abang.
 
"Presiden sudah kasih larangan mudik. Tapi, ya enggak boleh begini juga. Yang salah bukan presiden. Tetapi, manusianya yang tidak mau diatur!" lanjut Inul.
 
Saat ini, pemerintah langsung menindak lanjut Pasar Tanah Abang setelah kejadian kerumunan pengunjung tersebut. Agar kejadian tak terulang lagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan mengatur jam tutup Pasar Tanah Abang. 
 
Anies juga akan melarang pedagang berjualan di luar gedung dan mengatur jam operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line guna mencegah kerumunan di Pasar Tanah Abang.
 
Untuk jam operasional KRL, kereta dipastikan tidak akan berhenti di Stasiun Tanah Abang pukul 15.00-17.00 WIB. Dengan demikian, pada jam tersebut kereta tak bisa mengangkut penumpang.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif