Serial Narco-Saints (Foto: netflix)
Serial Narco-Saints (Foto: netflix)

Bikin Citra Negaranya Jelek, Pemerintah Suriname Ancam Gugat Serial Narco-Saints

Medcom • 16 September 2022 15:15
Jakarta: Series Netflix terbaru dari Korea Selatan yang berjudul Narco-Saints mengundang kontroversi. Serial itu terancam mendapat gugatan hukum dari Pemerintah Suriname.
 
Narco-Saints memang mengambil proses syuting di Suriname dan memiliki tema kriminal yang berkaitan dengan obat terlarang dan narkoba di sana.
 
Yoon Jong-bin selaku sutradara sekaligus penulis naskah seri Narco-Saints membeberkan bahwa seri yang ia buat itu berbeda dengan yang lainnya. Dalam konferensi persnya, Yoon Jong-bin menuturkan bahwa Narco-Saints berbeda dengan film atau series lainnya, karena cerita ini ia angkat berdasarkan kisah nyata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah sepekan rilis, Narco-Saints pun mendapat kecaman dari Menteri Luar Negeri Suriname, Albert Ramdin. Dalam pernyataannya, pemerintah Suriname akan mengambil tindakan hukum terhadap produsen serial Netflix ini. Menurutnya, Suriname yang ditampilkan dalam seri ini terlihat buruk dan berbahaya sehingga ia khawatir jika seri tersebut memberikan dampak negatif terhadap negara itu.
 
Pemerintah Suriname menegaskan negaranya tidak lagi memiliki citra dan melakukan praktik narkoba yang ada dalam Narco-Saints.
 
“Apakah praktik yang disajikan dalam film dokumenter itu benar atau salah, ini tentang menciptakan persepsi negatif. Seluruh dunia melihat hal-hal ini, jadi ini tidak baik dan kami akan memperhatikan itu,” tegas Ramdin dalam pernyataan yang dirilis oleh pemerintah Suriname.
 
Ramdin mencatat pemerintah Suriname dapat mengambil tindakan hukum terhadap produsen dan mengajukan protes diplomatik kepada pemerintah Korea Selatan.
 
Atas kecaman itu, menurut seorang pejabat dari Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa  pemerintah Korea Selatan belum menerima pernyataan resmi dari Suriname. Pejabat dari Kementerian Luar Negeri juga mengatakan, “sedang melakukan yang terbaik untuk menjaga hubungan persahabatan dengan Suriname.”
 
Korea Selatan dan Suriname pertama kali menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1975. Korea Selatan saat ini tidak memiliki kedutaan besar di Suriname, karena Kedutaan Besar Korea Selatan di Venezuela beroperasi sebagai saluran diplomatiknya dengan negara tersebut.
 
(Stephine Nauliani)
 
 
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif