Anang Iskandar (tengah) (Foto: Medcom/Elang)
Anang Iskandar (tengah) (Foto: Medcom/Elang)

Mantan Kepala BNN Ingin Nunung Direhabilitasi

Hiburan nunung
Elang Riki Yanuar • 09 Agustus 2019 16:42
Jakarta: Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar berharap komedian Nunung tidak mendapat hukuman penjara terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Jika terbukti sebagai pengguna narkoba, Anang meminta kepada penegak hukum agar Nunung direhabilitasi.
 
"Tidak hanya Nunung, tapi juga untuk semua penyalahguna narkoba. Kalau pengedar baru layak dihukum mati. Tapi penyalahguna narkoba itu orang sakit. Kejahatan penyalahgunaan sifatnya penegak hukum rehabilitatif," kata Anang Iskandar saat ditemui di Jalan Gunawarman, Jakarta, Jumat (9/8/2019).
 
Menurut Anang, pengajuan rehabilitasi pengguna narkoba seharusnya tidak harus menunggu permintaan keluarga. Sesuai undang-undang, penegak hukum wajib memberikan rehabilitasi kepada pengguna narkoba seperti Nunung.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya mengingatkan ke seluruh masyarakat termasuk penegak hukum bahwa penegak hukum terhadap penyalahguna seperti Nunung harus rehabilitatif, bukan represif. Itu undang-undang berbunyi seperti itu. Kalau Nunung dipenjara, itu bertentangan dengan UU Narkotika," jelasnya.
 
Nunung ditangkap di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta pada Jumat, 19 Juli 2019. Dia ditangkap bersama suaminya Iyan Sambiran. Dari tangan Nunung, polisi menyita barang bukti narkoba berupa sabu seberat 0,36 gram. Pekan lalu, polisi sudah menangkap pemasok narkoba untuk Nunung di kawasan Trenggalek, Jawa Timur.
 
"Nunung mestinya ditempatkan di rehabilitasi. Nunung bersalah atau tidak, hukumannya rehabilitasi. Rehabilitatif itu kewajiban penuntut hukum, dan hakim harus jalani undang-undang kepada penyalahguna narkoba," tegas Anang.
 


 

(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif