Ulah Umeta memecah keceriaan di tengah acara jumpa fans AKB48 yang digelar di Iwate Prefecture, Minggu (25/5/2014). AKB48 memang menggelar jumpa fans dengan cara berjabat tangan. Semula, Umeta ikut berdiri di antara fans lainnya. Saat sudah berada di depan dua anggota grup pop, Rina Kawaei (19) dan Anna Iriyama (18) tiba-tiba Umeta mengeluarkan gergaji sepanjang 50cm dan mengayunkannya secara membabi buta. Riuh tawa dan senyum sumringah ratusan orang yang antre hendak bersalaman dengan AKB48, mendadak menjadi jerit dan tangis.
Seorang saksi mata mengungkapkan kengerian momen horor tersebut. "Saya melihat dengan mata kepala sendiri, para gadis berlarian ketakutan. Rina tergeletak di lantai berlumuran darah, menjerit dan menangis. Saya tidak akan pernah melupakan kejadian ini. Sesuatu telah hilang hari ini, sebuah ikatan yang kuat antara fans dan idolanya," ujar fans dengan akun Instagram @energywen.
Akibat insiden ini, ketiga korban yakni Rina Kawaei, Anna Iriyama, dan seorang staf menderita luka cukup parah. Kawaei dan Iriyama menderita patah tulang dan luka pada tangan kanan mereka. Bahkan, disebutkan jari tangan mereka hampir putus. Iriyama juga luka di bagian kepala. Ketiganya menjalani operasi selama tiga jam.
Polisi sendiri masih bekerja keras menguak motif di balik penyerangan Umeta, si lelaki pengangguran yang dropout dari bangku SMA itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News