Bertrand kerap mempromosikan karya-karya kaum difabel di Instagram miliknya. Berkat unggahannya, salah seorang kaum difabel kebanjiran pesanan masker. Aktor 40 tahun ini pun takjub para kaum difabel tak menyerah dengan keadaan.
"Mereka membuat masker kain. Tiga minggu lalu order masker sudah mencapai Rp10 miliar. Waktu itu saya hanya repost. Mereka enggak punya tangan sebelah tapi bisa jahit masker. Ada yang dapat yang order dari perusahaan dan rekan artis. Ada satu orang dapat Rp20 juta dari komisi membuat masker," ujar Bertrand Antolin dalam acara Ngobras Spesial di Youtube Medcom.id,
Bertrand kerap menggalang dana yang hasilnya dia gunakan untuk kebutuhan pokok orang-orang terdampak pandemi korona. Dia mengaku selalu terketuk hatinya jika melihat kaum difabel, anak-anak dan janda yang tidak mampu.
"Saya paling luluh sama janda, anak kecil dan difabel. Mungkin karena saya dibesarkan oleh ibu. Orang Indonesia mau ada musibah atau di negara orang, empatinya sangat tinggi. Pasti mau bantu. Banyak yang nitip dana, nitip beras ke saya mereka enggak mau ditag. Ada yang orang kena PHK, mau ikut berbagi. Itu luar biasa," ucap Bertrand.
Selain membantu korban terdampak korona, Bertrand turut terlibat gerakan wakaf Alquran bersama sahabatnya, Dewi Sandra. Kegiatan ini menuai banyak pujian lantaran Bertrand diketahui bukan seorang muslim.
"Program itu sudah berjalan dari tahun lalu. Sinarmas kasih 3.000 Alquran. Dewi punya niat kasih Alquran di pulau terpencil. Ya sudah mari kita lakukan. Sudah ada 3.000 Alquran kita wakafkan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News