Gisella Anastasia (Foto: MI/Permana)
Gisella Anastasia (Foto: MI/Permana)

Dikaitkan dengan Video Asusila, Gisel Diselimuti Rasa Takut

Hiburan gisel Gisella Anastasia
Cecylia Rura • 30 Oktober 2019 19:53
Jakarta: Beredarnya video asusila yang mengaitkan nama Gisella Anastasia rupanya tak mengganggu pekerjaannya. Gisel tetap aktif bekerja sebagai seniman.
 
"Enggak, sih. Belum. Sekarang masih normal nyanyi off-air, acara gathering," kata Gisel di Krimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Kendati begitu, Gisel masih harus berdamai dengan dirinya sendiri ketika berhadapan dengan publik. Dia takut hal ini dapat berdampak ke psikis pribadi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih enggak enak ya kadang-kadang merasa tatapan mata orang enggak tahu mikirin apa ke saya. Cuma itu lebih ke otak saya yang harus dikontrol segera karena enggak baik juga kalau dibiarkan karena sebenarnya (saya) enggak salah apa-apa juga," kata Gisel.
 
"Lebih ke psikologi saja merasa takut di-judge orang-orang saja," imbuhnya.
 
Gisel belum berencana berkonsultasi dengan pihak profesional seperti psikolog. Dia mengaku masih mampu mengatasi masalah ini seorang diri. "Mendekatkan diri sama Tuhan lagi," ungkapnya.
 
Atas kejadian ini, Gisel berpesan kepada rekanan juga semua orang di luar kalangan artis untuk tetap waspada.
 
"Ini random. Penyuluhannya ya paling orang-orang janganlah iseng begitu. Ada peraturan yang dikenakan dan itu enggak main-main. Jangan iseng-iseng gini lah," ujarnya.
 
Gisella Anastasia bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin menjalani tahap pemeriksaan di Krimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat sekitar pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Minggu depan Gisel bersama Sandy Arifin menghadirkan saksi dari asisten dan manajer.
 
Gisel melaporkan puluhan akun media sosial Instagram dan kebanyakan akun Twitter terkait kasus video syur. Laporan Gisel tercatat dengan nomor LP/6864/X/219/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor dirinya sendiri.
 
Pasal yang disangkakan dalam laporan itu adalah Pasal 27 Ayat 1 Jo Pasal 45 Ayat 1 dan atau Pasal 27 Ayat 3 dan atau Pasal 23 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.
 


 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif