Farhan (Foto: MI/Ramdani)
Farhan (Foto: MI/Ramdani)

Farhan Sesalkan Pemilu Serentak 2019 Banyak Makan Korban

Hiburan farhan Caleg Artis
Cecylia Rura • 26 April 2019 18:23
Jakarta: Muhammad Farhan sesalkan penyelenggaraan pemilu serentak tahun ini yang memakan korban. Satu di antara korban ada di wilayah daerah pemilihan VI Kota Bandung.
 
"The process is very slow, sudah gitu salah satu fraksi kita di Dapil VI Kota Bandung wafat, jadi agak terhambat-hambat. Jadi, pemilu sekarang, serentak ini ternyata makan korban banyak. Jadi, aku sangat keberatan sebetulnya," kata Farhan dihubungi Medcom.id.
 
Menurut Farhan, beban dalam pemilu tahun ini terlalu besar yaitu pemilu presiden dan pemilu legislatif. Dia berpendapat penyelenggaraan pemilu tahun ini seharusnya dibagi dua.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Memang harusnya dibagi dua. Saya enggak kebayang kalau 2024 sampai harus ada pilkada disekaliguskan itu ngeri. Minimal beda minggu," tuturnya.
 
Dia berharap, pemilu tahun ini melakukan evauasi besar-besaran. Selain menelan korban, pemilu tahun ini turut memakan banyak biaya.
 
"Pemilu serentak ini ternyata makan biaya dan korban yang terlalu besar. Jadi memang harus dievaluasi total. Kalau perlu diganti, jangan lagi bikin kayak beginian," kata Farhan.
 
Laporan terakhir dari KPU pada 25 April 2019 tercatat 225 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tersebar di 33 provinsi meninggal dunia.
 
Aktor sekaligus presenter Muhammad Farhan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif daerah pemilihan Jawa Barat 1 meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi. Soal hasil perolehan, politikus Partai NasDem ini menuturkan hasil quick count NasDem di Jawa Barat 1 konsisten di angka 7-8 persen.
 
"Tugas kami sekarang di setiap kecamatan adalah menjaga kemungkinan untuk tetap di angka 7-8 persen. Sehingga kita bisa mengamankan satu kursi," kata Farhan.
 

 

(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif