Kevin Tsujihara (Foto: gettyimages)
Kevin Tsujihara (Foto: gettyimages)

Tersangkut Skandal Seksual, Bos Warner Bros Kevin Tsujihara Mundur dari Jabatan

Hiburan selebritas skandal seks
Purba Wirastama • 19 Maret 2019 16:20
California: Kevin Tsujihara, kepala direksi dan pimpinan eksekutif (CEO) Warner Bros Entertainment, mundur dari jabatannya yang telah dipegang selama enam tahun di perusahaan tersebut. Keputusan ini diambil menyusul pengungkapan skandal seksual pada 2013 antara Kevin dengan seorang aktris pendatang baru yang kariernya hendak dibantu.
 
Kabar keluarnya Kevin diumumkan oleh CEO WarnerMedia John Stankey pada Senin, 18 Maret 2019, seperti dilaporkan oleh The Hollywood Reporter.
 
"Ini demi kepentingan terbaik bagi WarnerMedia, Warner Bros, staf kami, dan rekan kerja kami bahwa Kevin mundur dari jabatannya sebagai kepala direksi dan CEO Warner Bros," tulis John dalam pernyataan resmi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kevin telah berkontribusi besar bagi kesuksesan studio selama 25 tahun ke belakang dan kami berterima kasih atas itu. Kevin mengakui kesalahannya tidak sesuai dengan harapan kepemimpinan perusahaan dan bisa berdampak pada kemampuan perusahaan untuk maju," imbuhnya.
 
Pada hari yang sama, Kevin menuliskan memo kepada para staf Warner Bros tentang mundurnya dia dari jabatan perusahaan tersebut. Dia mengungkap hal yang sama dengan John.
 
"Sudah jelas bahwa jika dilanjutkan, kepemimpinanku akan menjadi gangguan dan hambatan bagi kesuksesan perusahaan. Kerja keras setiap orang di dalam organisasi ini sangat mengagumkan. Aku tak ingin membiarkan perhatian media atas masa laluku mengurangi kerja hebat yang dilakukan tim," tulis Kevin.
 
Dua pekan lalu, tepatnya pada 6 Maret, The Hollywood Reporter menerbitkan laporan tentang skandal seksual Kevin dengan aktris Charlotte Kirk. Laporan ini memuat pesan teks, yang menunjukkan bahwa Kevin akan membantu Charlotte dalam audisi dan pertemuan dengan tim.
 
Hingga kini, Charlotte telah muncul dalam dua film Warner Bros, yaitu How to Be Single (2016) dan Ocean's 8 (2018). Menurut pengacara pribadinya, Kevin tidak punya peran langsung dalam merekrut aktris tersebut. Sementara itu, WarnerMedia bersama lembaga hukum luar sedang menyelidiki tuduhan yang ditujukan kepada Kevin.
 
Laporan tentang skandal Kevin diterbitkan dua hari setelah dia dipromosikan ke jabatan baru di WarnerMedia (sebelumnya bernama Time Warner) oleh pihak AT&T, pemilik baru perusahan ini sejak 2018. Kevin dipromosikan untuk menjadi kepala pemrograman khusus anak-anak.
 
Kevin bergabung dengan Warner Bros sejak 1994. Dia menjabat kepala direksi dan CEO sejak 2013. Selama memimpin perusahaan, Kevin ikut menyusun strategi studio untuk proyek waralaba film komik DC, Harry Potter (Fantastic Beasts), serta film animasi Lego.
 

 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif