"Umi (Farida) sangat dermawan. Beliau sudah dekat dengan kami dari awal terbentuknya God Bless, dari kami jatuh bangun belum punya nama. Dengan senang hati beliau juga memberikan rumahnya untuk basecamp kami," kenang Donny yang ditemui di rumah duka, Kavling Polri, Blok B No.11, Cilandak KKO, Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (18/1/2015).
Tak hanya itu, Farida juga dikenal sebagai perempuan tegas. "Umi itu ibu kami juga. Beliau juga marah kalau kami nakal. Beliau sangat mengerti jiwa kami," tambah Ian.
Kini, sosok tegas itu telah tiada. Dua sahabat ini pun berharap Ahmad Albar diberi ketabahan.
"Ditinggal ibu itu sangat berat. Semoga Iyek (sapaan Ahmad Albar) tabah. Dari kemarin kita lihat fisik dan mental dia lelah," ungkap Ian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News