Penggawa band Supeman Is Dead, I Gde Ary Astina atau biasa dikenal dengan nama Jerinx, adalah salah satu sosok yang menggilai tato. Tubuhnya yang kekar dibubuhi puluhan gambar, tulisan, dan segalanya yang memiliki makna bagi dirinya. Bahkan, sebuah tato berukuran kecil dia bubuhkan di bagian pipi sebelah kirinya.
"Saya suka tato sejak kelas 1 SMA. Karena waktu itu masih muda, alasannya sangat dangkal, pengin kelihatan beda," kata Jerinx saat
ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, 24 November 2014.
Seiring berjalannya waktu, Jerinx semakin menggeluti segala sesuatu yang terkait dengan tato, mulai soal kultur, hingga pemaknaannya.
"Setelah terlibat dengan artis tato, mencari informasi soal tato, saya jadi paham tato bukan sekedar untuk gaya-gayaan. Tetapi, (tato) bisa dijadikan media untuk berekspresi, aktualisasi diri, dan mendokumentasikan momen dalam hidup," kata Jerinx dengan tegas.
Dari puluhan tato yang dia miliki, ada sebuah tato yang sangat berkesan bagi Jerinx. Tato yang mengingatkannya selalu tentang sebuah
makna akan keberadaannya di dunia ini.
"(Tato paling berkesan gambar) Berlian. Karena, ini saya buat tahun 1998, dan artinya sangat relevan. Saat membuat tato itu, saya ingin
jadi manusia yang punya hati sekuat dan semurni berlian. (Saya ingin jadi) Orang pure, orang yang murni," ucap Jerinx sembari memperlihatkan tato bergambar berlian di bagian tengah dadanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News