Krisdayanti (Foto: Medcom/Elang)
Krisdayanti (Foto: Medcom/Elang)

Bakal Jadi Anggota DPR, Krisdayanti Bicara soal RUU KUHP

Hiburan krisdayanti seleb bicara politik
Elang Riki Yanuar • 22 September 2019 19:34
Jakarta: Krisdayanti (KD) ikut menanggapi polemik Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana (RUU KUHP). KD yang terpilih menjadi anggota DPR periode 2019-2014 mengaku resah melihat banyaknya perdebatan mengenai RUU KUHP.
 
Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana (RUU KUHP) menuai polemik karena memuat pasal-pasal kontroversial. Untuk meredam polemik, Presiden Jokowi meminta DPR menunda pengesahan RUU KUHP.
 
"Sebetulnya kan kayak, legislasi dan juga undang-undang yang dibuat itu semuanya untuk kebaikan seluruh masyarakat Indonesia. Banyak elemen yang harus diupayakan untuk sensitif gender. Jadi kayaknya memang perlu waktu untuk disahkan," kata Krisdayanti saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KD pun memuji sikap Presiden Jokowi yang memutuskan menunda pengesahan RUU KUHP. Menurut politisi dari PDIP ini, Presiden mau mendengar suara-suara yang melayangkan protes terhadap RUU KUHP ini.
 
"Karena memang mengingat, Indonesia ini kan majemuk, banyak agama di sini. Kita enggak bisa hanya menilai bahwa yang diutamakan agama ini, satu saja. Jadi kalau kita bicara tentang kemasyarakatan, di situ ada banyak lapisan masyarakat. Untuk agama, ada juga beberapa agama yang harus dihormati di situ. Jadi memang komitmen partai kami (PDIP) juga memang meminta untuk ditunda," jelas KD.
 
Dalam pernyataannya, Jokowi menyoroti beberapa perubahan pasal yang dinilai perlu ditinjau ulang. Karena baru dilantik pada Oktober 2019, KD mengaku belum tahu langkah apa yang dia lakukan sebagao anggota DPR mengenai perubahan perundang-undangan ini.
 
"Ya nanti dilihatlah ya. Yang penting kan buat saya kalau kita mau merevisi sebuah lembaga apalagi undang-undang, kan kita enggak bisa upaya sendiri, jadi mesti nunggu, bersama-sama. Apalagi di DPR kan kerjanya kolektif kolegia. Jadi semuanya bersama-sama, tidak bisa diputuskan oleh seorang," terangnya.
 

 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif