Dia adalah Hedy Lamarr. Perempuan cantik kelahiran Wina, Austria, 9 November 1914, itu seorang aktris tenar sekaligus ilmuwan berpengaruh pada masanya.
Tepat pada hari ini, Hedy berulang tahun ke-101. Meski sosoknya secara nyata sudah tiada, tetapi banyak warisan peninggalan Lamarr yang patut diapresiasi.
Kita harus berterima kasih kepadanya. Sebab, Hedy berhasil menemukan sistem komunikasi digital yang kemudian dikenal sebagai Bluetooth dan Wi-Fi.
Hedy memulai karier aktingnya saat remaja, di usia 18 tahun. Film pertamanya adalah Ecstasy, produksi Ceko di era 1930-an. Dalam film itu, Hedy dituntut memamerkan kemolekan tubuh, tanpa busana.

Popularitas dan kecantikan Hedy membawanya pada pernikahan dengan anggota Nazi, yang berprofesi sebagai pengusaha. Pria itu salah satu orang terkaya di Austria. Sayangnya, Hedy justru merasa seperti dipenjara dalam pernikahannya.
Karena tidak adanya cinta dalam hubungan itu, dia melarikan diri.
Dalam karier filmnya, Hedy pernah mendapat kontrak USD3 ribu per minggu oleh rumah produksi asal Hollywood, Metro-Goldwyn-Mayer (MGM).
"Tidak mengherankan Hedy Lamarr menjadi ikon mitos di Google, dan saya sangat antusias pada kesempatan menceritakan kisahnya ke dalam Doodle," kata Jennifer Hom, seniman yang ikut menggarap Google Doodle.
Hedy Lamarr meninggal pada 9 Januari 2000, di usianya yang ke-85.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News