Cak Sapari bermain di film terbaru Bayu Skak Lara Ati (YouTube Bayu Skak)
Cak Sapari bermain di film terbaru Bayu Skak Lara Ati (YouTube Bayu Skak)

Film Lara Ati Menjadi Akting Terakhir Cak Sapari di Layar Lebar

Muhammad Syahrul Ramadhan • 15 September 2022 15:41
Jakarta: Seniman ludruk Cak Sapari meninggal pada Kamis, 15 September 2022. Cak Sapari wafat pada usia 74 tahun.
 
Meski begitu, seniman ludruk yang khas dengan gaya ceplas-ceplosnya ini meninggalkan karya yang berharga bagi kesenian ludruk. Selain karir ludruk bersama Kartolo di Jula Juli Guyonan, Cak Sapari juga bermain film layar lebar.
 
Terbaru Cak Sapari terlibat dalam film Lara Ati karya sutradara Bayu Skak. Tak sendiri, Cak Sapari bersama rekannya Kartolo bermain di film tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di film tersebut Cak Sapari berperan sebagai Cak Tono, dan Cak Kartolo sebagai Pak Bandi yang merupakan ayah dari Joko (Bayu Skak). Film Lara Ati dijadwalkan mulai tayang hari ini Kamis, 15 September 2022 di bioskop.
 
Cak Sapari sosok yang saya banggakan sebagai seniman ludruk Jawa Timur. Pembawaan beliau yang selalu kalem tapi ceplas-ceplos saat melawak sangat khas dan tiada duanya. Pagi ini jam 6 saya dikabari oleh Ning Tini bahwa beliau telah berpulang ke rahmatullah. Semoga Beliau diberi tempat yang terbaik di sisi Nya, dan semua keluarga & kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis Bayu Skak dalam unggahan akun Instagramnnya @moektito.
 
Film Lara Ati Menjadi Akting Terakhir Cak Sapari di Layar Lebar
(Bayu Skak dan Cak Sapari di film Lara Ati IG/@moektito)
 
Selain Cak Sapari, Bayu Skak juga mengajak seniman ludruk legendaris Jawa Timur, yaitu Ning Tini, Eko Londo, dan Cak Silo.
 
Sebelum Lara Ati, Cak Sapari juga pernah bermain di film Yowis Ben. Dalam film karya Fajar Nugros, ia juga bermain dengan Kartolo.
 
Setelah dari film layar Yowis Ben, Sapari juga ikut berperan dalam Yo Wis Ben The Series. Cak Sapari tampil dengan banyolannya khasnya dan tetap bersama dengan Kartolo.

Profil Cak Sapari dan perjalanan karir

Cak Sapari atau Sapari Suhendra lahir pada 5 Juli 1948. Ia memulai karirnya ludruknya sendirian.
 
Hingga ia dipertemukan dengan Kartolo dalam sebuah rekaman di bawah naungan Nirwana Record pada tahun 1980. Kartolo dalam kanal YouTubenya menceritakan bahwa pelawak yang tergabung dalam rekaman tersebut, termasuk Cak Sapari dikumpulkan oleh Nelwan S. Wongsokadi.
 
“Ketemu Cak Sapari, Cak Basman yang mengumpulkan ya Cak Nelwan. Dulu kan ikut grup ludruk yang beda-beda, terus dikumpulkan di Nirawana itu,” jelas Kartolo seperti dikutip Medcom.id.
 
Rekaman dengan formasi Kartolo, Kastini (istri Kartolo), Sapari,Munawar,  Sumilah, dan Cak Yakin ini menuai kesuksesan. Dua rekaman pertama yang berwujud Peking Wasiat dan Welut Ndas Ireng meledak di pasaran dan terjual sampai 10 ribu kaset.
 
Rekaman itu sendiri berakhir pada 1995, adapun judul terakhirnya Rujak Kikil (1995). Cak Sapari juga pernah tampil di layar kaca bersama Kartolo dalam acara Ludruk Banyolan Kartolo di JTV.
 
Selain bersama Kartolo, Cak Sapari juga pernah tergabung dalam drama komedi Trio Burulu di radio Suzana. Saat itu formasinya,  Boy Insyaf, Cak Jus, Cak Sapari, Mak Lumut, Sri Hoenoen Ontowati.
 
Cak Sapari juga beberapa kali muncul di film layar lebar, yakni Yowes Ben yang disutradarai Bayu Skak. Terbaru, saat dalam kondisi tengah sakit Cak Sapari juga syuting film Lara Ati yang tayang mulai hari ini di bioskop seluruh Indonesia.
 
Baca juga: Bayu Skak Merayakan Kegalauan Hidup lewat Film Lara Ati

 
 
(RUL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif