Saykoji (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)
Saykoji (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Igor Saykoji Percaya Hasil Quick Count Pemilu 2019

Purba Wirastama • 22 April 2019 11:13
Jakarta: Musisi hip-hop Igor Saykoji optimis dengan kemenangan pasangan kandidat Jokowi-Amin dalam Pilpres 2019. Igor percaya bahwa hitung cepat atau quick count dari sejumlah lembaga survei, hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan real count resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
"Sampai saat ini, kalau lihat hasil resminya dari KPU, kita masih belum tahu," kata Igor kepada wartawan usai tampil di acara syukuran yang digelar oleh tim pendukung TKN Millenial dan relawan KitaSatu di SCBD Jakarta, Minggu, 21 April 2019.
 
"Namun gue senang dan optimis (dengan hitung cepat) karena kalau gue lihat tahun ke tahun, quick count itu memang cukup realistis, akurat, dan kredibel," lanjut Igor.

Pelantun lagu Online ini memberi contoh kasus Pilkada DKI Jakarta 2017. Kala itu, dia mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Syaiful Djarot. Usai pemungutan suara, sejumlah lembaga survei merilis survei hitung cepat dan yang menyatakan pasangan Anies-Sandi menang.
 
Igor menerima keputusan bahwa jagoannya kalah. Ketika hasil resmi dari KPU diumumkan, kenyataan memang demikian dan hasil resminya memang tidak beda jauh dengan versi survei hitung cepat.
 
"Gue yakin teman-teman dari lembaga survei ini juga bekerja keras dan enggak asal," ungkap Igor.
 
Sedikitnya enam lembaga survei kredibel menyatakan bahwa berdasarkan riset hitung cepat, kubu 01 Jokowi-Amin unggul atas kubu 02 Prabowo-Sandi dengan perolehan suara 54-56%.
 
Kendati begitu, pihak Prabowo-Sandi menyatakan tidak percaya hasil hitung cepat. Mereka mengklaim punya survei internal yang menyatakan mereka menang dengan persentase di atas 60%. Selama empat hari terakhir, kubu 02 sudah mengadakan deklarasi kemenangan tiga kali.
 
Sementara itu, proses hitungan riil KPU telah mencapai 9,6% dari keseluruhan TPS menurut data terbaru pada Minggu siang, 21 April 2019. Untuk sementara, kubu 01 mendapat 53,99% dan kubu 02 mendapat 46,01%.
 
Bagi Igor, sah saja jika pihak 02 mengadakan deklarasi menang karena setiap orang berhak berpendapat. Kendati begitu, dia mengingatkan semua pihak, bahwa kemenangan sebenarnya adalah milik bangsa Indonesia. Pemilu 2019 berhasil digelar dengan tingkat partisipasi sekitar 80%.
 
"Negara lain belum tentu bisa melakukan hal sama. Semua bisa berjalan dengan baik dan seharusnya kita merasa sama-sama menang sebagai bangsa demokrasi," ujar Igor.
 
"Jadi bukan cuma 01 atau 02. Kami di sini ada untuk dukung yang kami pilih, pasangan calon 01. Namun kemenangan paling besar yang kami rasakan di sini adalah kemenangan sebagai negara demokrasi," pungkasnya.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA