Dongker & Sukatani (Foto: Instagram @baladagehel & @sukatani.band)
Dongker & Sukatani (Foto: Instagram @baladagehel & @sukatani.band)

Dongker dan Sukatani Batal Tampil di Sejumlah Festival Musik karena Kendala Perizinan

Basuki Rachmat • 05 November 2026 19:03
Ringkasnya gini..
  • Band punk Dongker dan Sukatani mendadak membatalkan penampilan di sejumlah festival musik sepanjang November 2026.
  • Penyelenggara mengonfirmasi pembatalan tersebut terjadi akibat kendala prosedur serta regulasi perizinan.
  • Kendala perizinan ini mencuat di tengah sorotan publik terkait dugaan pengawasan aparat terhadap aktivitas mereka.
Jakarta: Dua band punk kenamaan Tanah Air, Dongker dan Sukatani, mendadak mengumumkan pembatalan penampilan mereka di sejumlah festival musik sepanjang November 2026. Kedua band tersebut batal tampil setelah penyelenggara mengungkap adanya kendala dalam proses perizinan.

Terbaru, band punk asal Bandung, Dongker, dipastikan tidak dapat tampil di Neverland Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Cikarang pada 7 November 2026.

Melalui pernyataan resmi di akun Instagram Neverland Festival, pihak promotor menjelaskan bahwa pembatalan tersebut berkaitan dengan kendala prosedur dan regulasi perizinan yang membuat penampilan Dongker tidak dapat terlaksana.

"Melalui pernyataan resmi ini, kami menginformasikan bahwa Dongker tidak dapat tampil di panggung Neverland Festival 2026. Keputusan yang sangat berat ini harus diambil terkait adanya kendala prosedur regulasi yang tidak memungkinkan untuk penampilan Dongker pada Neverland Festival 2026," tulis akun @neverlandproject.id pada Rabu, 4 November 2026.

 


Pembatalan tersebut menambah daftar festival yang batal menghadirkan Dongker. Sebelumnya, band yang digawangi Delphi, Arno, dan Dzikri itu juga dipastikan tidak dapat berpartisipasi dalam Gesrek Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 13-15 November 2026 di Ecopark dan Ecovention Ancol, Jakarta.

Informasi tersebut disampaikan pihak promotor melalui akun Instagram resmi Gesrek Festival pada 29 Oktober 2026.

"Dengan ini kami mengumumkan DONGKER tidak dapat berpartisipasi dalam Gesrek Festival tahun ini, yang akan digelar pada 13-15 November 2026 mendatang di Ecopark and Ecovention Ancol, Jakarta," tulis pihak promotor.
   

Sukatani Batal Tampil di Festival Malang


Situasi serupa juga dialami Sukatani. Duo new wave punk asal Purbalingga yang dikenal lewat lagu “Gelap Gempita” itu dipastikan batal tampil dalam festival Road to WANDERGROUND 2027.

Acara tersebut rencananya digelar di Universitas Negeri Malang pada 28 November 2026. Melalui unggahan di Instagram @wanderground.fest pada 17 Oktober 2026, pihak promotor menyampaikan bahwa Sukatani tidak dapat berpartisipasi karena kendala dalam proses perizinan.

"Dengan berat hati, kami informasikan bahwa Sukatani vidak dapat tampil dalam gelaran Road to WANDERGROUND 2027," tulis pihak promotor.

Mereka menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai upaya untuk memenuhi persyaratan perizinan. Namun, kendala yang dihadapi membuat penampilan Sukatani belum bisa terlaksana sesuai rencana.

"Keputusan ini diambil setelah melalui proses pengurusan dan upaya pemenuhan perizinan yang diperlukan. Namun, karena kendala dalam proses perizinan tersebut, penampilan Sukatani belum dapat terlaksana sesuai dengan rencana yang telah diumumkan," tutup pernyataan tersebut.
 

Dugaan Pengawasan terhadap Dongker Mencuat


Pembatalan penampilan Dongker dan Sukatani dalam waktu berdekatan turut memunculkan pertanyaan mengenai proses perizinan festival musik, termasuk dugaan adanya pengawasan dari pihak tertentu terhadap aktivitas kedua band tersebut.

Isu ini semakin menjadi perhatian setelah Dongker mengunggah pernyataan di akun Threads resmi mereka. Dalam unggahan tersebut, band ini mengaku kebingungan karena merasa tengah berada dalam pengawasan pihak tertentu.

Dongker pun mempertanyakan alasan di balik dugaan pemantauan tersebut, termasuk kemungkinan adanya maksud tertentu dari tindakan itu.

"Kami benar-benar, kebingungan kenapa kami di awasi gess," tulis Dongker.

Mereka kemudian mempertanyakan apakah pengawasan tersebut sekadar tindakan iseng atau justru bentuk unjuk kekuatan dari pihak tertentu.

"Sedang didalami, apakah ini semua hanya iseng belaka mereka? Atau hanya ingin menunjukan kekuatan?" lanjut mereka.

 


Meski menyampaikan keresahan, Dongker tetap berusaha menenangkan para pendengarnya. Mereka berharap situasi tersebut tidak menghalangi pertemuan dengan para penggemar dalam waktu dekat.

"Yowesla, semoga kita dapat berjumpa dalam waktu dekat ya. Sehat-|{>_>} & waras always," tutup Dongker.
 

Baca Juga :

Black Horses Ungguli Pee Wee Gaskins hingga 510, Menang Album Rock Terbaik AMI 2026

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA