Naif. (Foto:MTVN/A. Shindu Alpito)
Naif. (Foto:MTVN/A. Shindu Alpito)

Pengalaman Berkesan Personel Naif Selama 20 Tahun Berkarya

Hiburan naif band
Agustinus Shindu Alpito • 23 Oktober 2015 13:54
medcom.id, Jakarta: Mengarungi 20 tahun bersama sebagai sebuah band tentu bukan hal mudah. Banyak lika-liku yang telah dialami para personel Naif dalam mengarungi persahabatan dan musik.
 
Dalam jumpa pers usai konser 20 tahun mereka yang digelar di Lucy in the Sky, SCBD, Jakarta Selatan, pada Kamis 22 Oktober, masing-masing personel Naif menceritakan peristiwa berkesan yang mereka alami selama Naif berdiri.
 
“Kalau pengalaman di Naif sih banyak, sampai lupa,” ujar Jarwo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


David yang melihat Jarwo terlalu kalem tampak gereget. “Itu kejadian pohon,” kata David.
 
“Iya pokoknya nabrak pohon melintang,” kata Jarwo tertawa.
 
David lantas menjelaskan bahwa peristiwa yang dimaksud adalah kecelakaan yang serupa dalam lirik lagu 'Mobil Balap'. Jarwo menabrak pohon yang melintang di jalan. Pada waktu itu Jarwo mengendarai motor.
 
“Hikmahnya, dia jadi di studio terus mixing album Retropolis, dia enggak ikut tur digantiin additional,” kata David.
 
Sedangkan sang bassist, Emil menceritakan bahwa peristiwa berkesan baginya kala menjalani tur Naif selama tiga bulan.
 
“Keinget tiga bulan tur enggak pulang-pulang. Sebelum tur kami janjian enggak potong rambut apapun. Sampai tiga bulan kami udah brewokan. Terus cukur bareng dan itu terdokumentasi. Itu tahun 2004 waktu tur sama Slank,” kata Emil.
 
Tiba giliran David. Pria yang kini kerap tampil di layar kaca sebagai pemandu acara itu menganggap hal yang paling berkesan adalah konser sewindu Naif.
 
“Karena waktu itu keyboardist kita, Chandra, main untuk terakhir kalinya,” ujar David.
 
Pepeng, drummer, menjadi yang terakhir dalam menjelaskan titik yang paling berkesan dalam Naif. Dengan tenang pria berambut ikal itu menceritakan masa embrio Naif sebagai pengalaman yang tak terlupakan.
 
“20 tahun itu jarak yang panjang. Paling berkesan sebelum Naif jadi band beneran. Waktu bikin lagu awal-awal, nginep bareng-bareng. Semua terjadi spontan, semua ide mengalir begitu deras,” tukas pemilik nama asli Franki Indrasmoro Sumbodo itu.
 
Naif terbentuk tahun 1995. Band ini lahir dari persahabatan para mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Selama 20 tahun, Naif terbilang rukun sebagai band. Mereka belum pernah ganti personel, selain keluarnya Chandra di tahun 2003 silam.
 
(LOV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif