Jerinx saat tampil bersama Superman Is Dead di Synchronize Festival 2018 (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)
Jerinx saat tampil bersama Superman Is Dead di Synchronize Festival 2018 (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Jerinx SID Tantang Anang Hermansyah

Hiburan Kisruh RUU Permusikan
Purba Wirastama • 22 Februari 2019 11:58
Denpasar: Jerinx, drummer grup Superman Is Dead, menceritakan kembali pertemuan tertutup Senin lalu yang mengecewakan, antara dirinya dengan Anang Hermansyah terkait RUU Permusikan. Setelah tantangan debat dari Ashanty dicabut dan pertemuan tempo hari tidak mencapai titik temu, Jerinx menantang balik Anang untuk berdebat secara terbuka.
 
Tantangan tersebut diungkap Jerinx dalam postingan video terbaru di kanal Youtube JRX TV. Jerinx kecewa lantaran Anang tidak memenuhi janjinya untuk meminta maaf kepada publik, sebagaimana telah mereka sepakati sebelum bertemu di Sanur Garage pada Senin lalu.
 
"Ini benar-benar tantangan debat terbuka," kata Jerinx.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemarin kan kalian yang menantang, tetapi kalian yang mundur. Sekarang saya menantang, kapanpun, di manapun, Bali atau Jakarta terserah, saya dan tim tv saya siap ke manapun. Kalau kalian punya tim tv, ayo (berdebat), tetapi harus live, tanpa jeda, tanpa mediator, tanpa batas waktu," tegasnya.
 
Polemik Jerinx dan Anang, yang dia sebut "enggak ada masalah personal antara saya dengan Anang-Ashanty", bermula dari draf RUU Permusikan yang materinya bermasalah dan ditolak sebagian besar praktisi musik.
 
Jerinx termasuk musisi yang bersuara keras atas masalah itu. Lewat media sosial, dia mengkritik Anang selaku anggota Komisi X DPR pengusul UU Permusikan, yang ternyata bermasalah karena memuat sejumlah pasal karet.
 
Ashanty, istri Anang, geram dan menantang Jerinx untuk berdebat secara terbuka. Jerinx menyanggupi. Namun tak lama, pihak Anang membatalkan rencana tersebut dan meminta wawancara terpisah. Anang mengajak Jerinx bertemu untuk mengobrol saja tanpa debat, tetapi ditolak oleh Jerinx.
 
Pertemuan Tertutup yang Bocor ke Lambe Turah
 
Hingga pertengahan Februari 2019, Anang dan Jerinx masih belum bertemu. Media daring Beritagar hendak membuat diskusi terbuka yang melibatkan Jerinx dan Anang.
 
Namun tiba-tiba, setelah ada kabar dari Jakarta bahwa Anang sepakat untuk mengajukan pembatalan RUU Permusikan, Beritagar membatalkan diskusi itu karena menganggap pro-kontra sudah berakhir. (Sebelumnya, Anang juga menyatakan mundur dari Ketua Dewan Pembina Lembaga Sertifikasi Profesi Musik karena dituduh punya kepentingan sepihak terkait rencana UU Permusikan.)
 
Jerinx nyaris tidak percaya. Berikutnya, dia dihubungi rekannya Budi Dalton dan saudaranya pemilik Sanur Garage. Mereka menyampaikan permintaan Anang untuk bertemu secara tertutup di Bali.
 
"Saya hanya mau bertemu Anang," kata Jerinx, "jika dia mau membuat pernyataan resmi, minta maaf kepada publik karena sudah bekerja dengan tidak becus, merepotkan banyak musisi dan penikmat musik beberapa pekan ini."
 
Syarat itu disampaikan kepada Anang. Anang sepakat dan mereka bertemu di Sanur Garage pada Senin sore. Dalam perjalanan ke sana, Jerinx sempat menulis di media sosial, "On my way to Sanur Garage to meet Anang yang katanya mau minta maaf ke publik."
 
Setelah bertemu, mereka ngobrol. Namun menurut Jerinx, obrolan itu tidak mencapai titik terang. Jerinx enggan berdebat karena obrolan mereka tidak direkam, bahkan dilarang oleh pihak Anang. "Dia tidak punya inisiatif minta maaf seperti disepakati sebelumnya," kata Jerinx.
 
Yang tidak Jerinx tahu, ada manajer bisnis akun gosip Lambe Turah juga di sana, yaitu Nanda Persada yang juga Ketua Ikatan Manajer Artis Indonesia.
 
Beberapa menit setelah Jerinx bertolak dari Sanur, beredar foto dan video pertemuan mereka dari akun Instagram Ashanty, Nanda, Erie Prasetyo (mediator), dan Lambe Turah. Poin utama postingan itu adalah bahwa mereka telah bertemu dan berdamai.
 
Jerinx protes karena merasa cerita itu tidak benar. Menurutnya, pertemuan mereka tidak mencapai titik temu dan bahwa "salaman atau pelukan bukan berarti sepakat". Setelah Jerinx protes dan diberitakan sejumlah media, postingan itu dihapus.
 
"Mereka (Lambe Turah) mengepos itu dan framing (diceritakan dalam konteks) seolah-olah saya sedang apa ya (tak berkutik) – videonya cuma diambil beberapa detik dan yang ditonjolkan adalah ketika saya sedang bengong dan Anang sedang omong," kata Jerinx.
 
"Ini bukan pertama kali mereka framing saya (dengan tidak tepat). Sejak kasus dengan Ashanty, setidaknya sudah tiga kali framing saya. Di sana, saya dirundung habis-habisan oleh jutaan – mereka punya jutaan pengikut. Orang-orang yang enggak mengerti substansi, bully dari mereka ini kurang ajar sekali. Saya enggak terima karena faktanya tidak seperti itu," imbuhnya.
 
Video tantangan balik dari Jerinx diunggah pada Kamis kemarin, 21 Februari 2019 dan telah ditonton lebih dari 33 ribu kali. Sebelumnya, Jerinx juga telah menceritakan protes ini di media sosial. Hingga Jumat pagi ini, belum ada tanggapan terbuka dari pihak Anang.
 



 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif