Rien Djamain dan Mondo Gascaro (Foto: Ivy League Music)
Rien Djamain dan Mondo Gascaro (Foto: Ivy League Music)

Cerita di Balik Kolaborasi Rien Djamain dan Mondo Gascaro

Hiburan mondo gascaro Musik Indie
Medcom • 31 Oktober 2019 13:36
Jakarta: Musisi Mondo Gascaro baru saja menyelesaikan kolaborasinya bersama penyanyi senior Rien Djamain. Hasil kolaborasi itu menjadi lagu berjudul Dian Asmara. Mondo mengaku kolaborasi ini berawal dari kekagumannya pada sosok Rien.
 
"Ya, sebenarnya karena emang nge-fans sih, pada dasarnya itu. Dari sekian banyaknya perempuan jazz tahun 70-an atau 80-an, buat saya yang paling 'kena' emang tante Rien Djamain," kata Mondo, pada program Shindu's Scoop, 22 Oktober 2019.
 
Menurut Mondo, semua lagu yang dibawakan oleh Rien itu selalu enak. Hal itu tidak lain karena karakter vokal Rien yang memang khas..
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nama Rien melejit pada era 70-an. Album yang melambungkan namanya berjudul Api Asmara (1975), dia membuat album itu bersama musisi jazz legendaris Jack Lesmana.
 
Sebelum kolaborasi ini, Rien sendiri belum mengetahui siapa itu Mondo. Dia mengenal karya musik Mondo lewat anak dan keponakannya.
 
"Luar biasa ya, di usia saya yang begini masih ada anak muda yang luar biasa prestasinya dan saya sebenarnya saya gatau siapa itu Mondo. Tapi, anak-anak saya, keponakan saya tahu banget siapa Mondo," kata Rien, yang juga hadir bersama Mondo.
 
Setelah dapat referensi dari anak-anak dan keponakannya, Rien langsung mencari tahu siapa sosok Mondo sebenarnya. Kemudian, Rien mencoba mendengarkan lagu Mondo dan menurutnya lagu Mondo itu karakter lagunya Rien banget.
 
Rien mengatakan karakteristik jazz dari Mondo ini kekinian tetapi mempunyai ciri khas tersendiri.
 
"Tapi di sini (Dian Asmara), Mondo warna lagunya agak sedikit berbeda temponya, kekinian tetapi tetap ada warnanya Mondo, dan gak bisa dibuang. Saya hanya mendengar beberapa bulan, tapi saya tahu," ungkap Rien.
 
Bekerja sebagai PNS
 
Karier Rien unik. Selain berprofesi sebagai penyanyi, dia adalah seorang Pegawai Negeri Sipil. Selama puluhan tahun Rien menjalani dua profesi itu beriringan
 
"Mencari waktu yang tepat, gak juga harus di waktu kerja. Latihan saya kasih waktu sore deh, atau malam. Jadi, saya selalu ambil waktu itu supaya gak ganggu waktu kerja juga," ujar Rien.
 
Rien menjabat di bagian perencanan kantor Pekerjaan Umum. Balai Besar Ciliwung Cisadane merupakan salah satu proyek yang dikerjakan oleh wanita kelahiran tahun 1956 ini.
 
Rien juga mengaku pernah ditawari oleh bosnya menjadi konsultan. Namun, dia menolak karena posisi tersebut, dirinya akan kehilangan waktu dalam bermusik.
 
"Dulu saya sama bos saya, mau ditarik jadi konsultan Perancis. Saya bilang 'Gak pak, saya di sini aja, saya masih mau nyanyi'. Zaman dulu itu ya, masih pulang jam 3 atau jam 4 sore, jadi masih bisa atur waktu," ungkap Rien.
 
Dian Asmara yang dirilis melalui label Ivy League Music sudah bisa dinikmati dari 3 Oktober 2019 di berbagai layanan streaming seperti Spotify, Deezer, dan Amazon Music.
 

 
(Azhar Bagas Ramadhan)

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif