Festival musik yang mengusung aliran Elecetronic Dance Music (EDM) tercatat sebagai festival musik yang paling banyak memakan korban jiwa. Penyebabnya tak lebih dari dehidrasi, kondisi yang pengap dan penggunaan narkoba.
Seperti diberitakan Billboard, setidaknya tercatat 17 korban jiwa dalam festival musik di seluruh dunia pada tahun 2014. Angka itu didominasi oleh korban pada festival musik EDM.
"Jika ada 50 ribu penonton selama empat hari di festival musik EDM dan disediakan ekstasi, tiap akhir pekan, dalam festival musik musim panas yang terik, di akhir acara Anda bisa menemukan orang yang sudah tidak bernyawa," ujar salah satu promotor konser kepada Billboard.
Billboard juga mengatakan Meski tidak bisa menuding begitu saja kaitan antara narkoba dan musik EDM, tetapi ada relasi yang kuat antara EDM dan pesta yang berlebihan.
Pada pertengahan Maret 2014, tercatat 5 penonton Future Music Festival Asia yang digelar di Malaysia tewas akibat menenggak narkoba. Peristiwa itu membuat acara musik yang digelar selama tiga hari terpaksa dihentikan di hari terakhir penyelenggaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News