Melansir laporan terbaru dari NME, Bellamy mengatakan bahwa jadwal rangkaian tur Muse bakal dimulai di Amerika Utara pada 2 Juli 2026, disusul di Inggris dan Eropa pada November 2026 mendatang.
Bagi Bellamy, album terbaru tersebut memiliki makna yang sangat personal. Musisi berusia 48 tahun itu menyebut The Wow! Signal menjadi karya yang kembali mengingatkannya pada alasan awal ia memilih berkarier di dunia musik.
"Album ini sangat penting bagi saya, baik secara emosional dengan apa yang diungkapkannya, tetapi juga mengingatkan saya kembali mengapa saya terjun ke dunia musik. Ini sedikit seperti kebangkitan di usia senja yang mengejutkan," ujar Matt Bellamy, dikutip dari NME pada Senin, 29 Juni 2026.
Matt Bellamy Sampai Berguru kepada Mick Jagger
Menyadari tuntutan fisik dalam setiap pertunjukan Muse yang dikenal penuh energi, Bellamy mengaku mulai memberi perhatian lebih terhadap kebugarannya.Bahkan, ia sempat meminta saran langsung kepada vokalis legendaris The Rolling Stones, Mick Jagger, mengenai cara menjaga kondisi tubuh agar tetap prima di usia yang tak lagi muda.
"Saya mengobrol dengan Mick Jagger sewaktu kami bertemu di sebuah pesta di Los Angeles sekitar setahun yang lalu, mengenai rutinitas kebugarannya, karena saya ingin tahu cara menjaga kondisi tubuh dan pada usia berapa dia mulai," ungkap Bellamy.
Di sisi lain, Christopher Wolstenholme (bas) dan Dominic Howard (drum) juga disebut tengah menjalani latihan intensif di London untuk mempersiapkan tur mendatang.
Seperti tradisi Muse selama ini, konser mereka dipastikan kembali mengusung konsep pertunjukan berskala besar dengan tata visual futuristis. Bellamy bahkan membocorkan bahwa timnya sedang mengembangkan penggunaan teknologi laser terbaru yang belum pernah diterapkan dalam konser band lain.
"Kami sedang berusaha membangun pesawat ruang angkasa, melakukan beberapa hal baru dengan laser yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dan itu akan menjadi sesuatu yang keren," tutur Bellamy.
Diproduseri Dan Lancaster, Muse Akui Belajar Melepas Ego
Album The Wow! Signal berisi 10 lagu baru yang menggabungkan karakter rock progresif khas Muse dengan sentuhan elektronik modern. Beberapa lagu yang menjadi sorotan antara lain "Cryogen", "Hexagons", "The Dark Forest", "Shimmering Scars", hingga lagu "Hush" yang secara mengejutkan menampilkan kolaborasi apik bersama penyanyi pop, Ellie Goulding.Dalam proses produksinya, Muse menggandeng dua produser, yakni Dan Lancaster dan Aleks Von Korff. Lancaster, yang dikenal lewat kiprahnya bersama Bring Me The Horizon, menangani delapan lagu, sementara dua lagu lainnya diproduseri Aleks Von Korff yang telah lama menjadi bagian dari tim teknis Muse.
Bellamy mengakui keputusan menyerahkan sebagian besar proses produksi kepada pihak luar bukanlah hal yang mudah bagi Muse, mengingat mereka selama ini dikenal sangat perfeksionis dalam menggarap musik.
Menurutnya, keputusan tersebut juga dipengaruhi oleh saran dari vokalis Coldplay, Chris Martin, yang mendorong mereka untuk lebih terbuka terhadap perspektif baru dalam proses kreatif.
"Ini pertama kalinya kami benar-benar memiliki produser tetap untuk seluruh album.Tentu saja, ini sedikit penyesuaian bagi kami untuk sedikit melepaskan kendali dalam hal suara, mixing, dan sisi produksi, tetapi kami merasa seharusnya kami tidak lagi memproduksi sendiri," katanya.
Bellamy menilai keberanian melepas sebagian kontrol kreatif justru menghasilkan warna baru yang tetap mempertahankan identitas khas Muse.
“Kami sangat perfeksionis dalam segala hal yang kami lakukan, jadi tantangan terberat dari seluruh proses adalah hanya duduk santai dan berkata, 'Biarkan Dan (Lancaster) mencampur bagian ini, percayalah itu akan bagus'. Anda membiarkan dia berkreasi; kedengarannya segar, dan terdengar seperti Muse, tetapi dengan suara yang lebih modern," tutup Matt Bellamy.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda