Upaya regenerasi penonton telah dimulai setidaknya sejak tahun lalu. Menurut Dewi, JJF tahun-tahun sebelumnya menyasar khalayak usia 24-45 tahun. Setelah JJF 2018, mereka menargetkan festival untuk khalayak usia 18-34 tahun.
Dari sekian penampil JJF 2018, ada empat musisi solo/grup yang menjadi penampil utama dan berhasil menarik minat penonton muda, yaitu Daniel Caesar, Lauv, JP Copper, dan Jhene Aiko. Porsi penonton muda bahkan meningkat signifikan.
"Sebenarnya empat (musisi muda), sisanya sama saja," kata Dewi di Kemang, Rabu, 16 Januari 2019.
"Namun dari empat nama itu, target saya usia 18-34 didapatkan, terlihat dari data penjualan tiket. Data ini hanya berdasarkan orang yang beli lewat online," jelasnya.
Daftar penampil JJF 2019 telah dirilis. Dari tiga penampil spesial, ada dua penyanyi muda Raveena dan Gabi Wilson alias H.E.R. (Having Everything Related). Satu penampil spesial lain adalah grup legendaris TOTO.
Java Jazz Festival 2019 akan digelar di JIExpo Kemayoran pada 1-3 Maret. Tiket harian ke arena festival dijual mulai Rp750 ribu. Tiket untuk penampilan spesial dijual mulai Rp125 ribu hingga Rp355 ribu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News