Membuka panggung Java Jazz Festival 2019 dengan interlude Saudade, ternyata sebagai pengiring aksi Kunto membawakan lagu Sulung, nomor wahid dari album terbarunya itu. Aksinya dilanjutkan dengan lagu Rancang Rencana, disusul lagu ketiga Mercusuar dari album perdana Generation Y.
"Sore hari ini saya akan membawakan album terbaru saya, album kedua saya Mantra Mantra," kata musisi kelahiran Yogyakarta itu di panggung D1 Java Jazz Festival, Jumat 1 Maret 2019.
Pengantar untuk lagu selanjutnya, Kunto Aji sedikit bercerita tentang latar belakang ide kreatif pembuatan lagu Saudade.
"Menceritakan tentang kasih sayang, tentang kehilangan. Saya mengambilnya dari bahasa Portugis, Saudade. Ketika mengambil sesuatu yang haru di masa lalu, menurut saya itu cinta. Ini dia, Saudade," ucapnya.
Penonton tenang menyaksikan Kunto yang meyakini lagu-lagunya akan mengoyak emosi. Nomor lagu berikutnya masih dari album Mantra Mantra.
"Ada satu lagu yang sangat emosional buat saya karena lagu ini membangkitkan memori yang kurang menyenangkan. Tapi saya pelajari dari orang-orang yang bijak dengan kehidupannya. Janganlah berlari dari memori itu tapi kita bisa bereaksi positif dari memori yang kurang menyenangkan," curhat Kunto dengan maksud di balik lagu Pilu Membiru dilanjutkan singel Ekspektasi, kembali dari album Generation Y.

Kunto Aji kemudian membocorkan sedikit proyek terbaru dan aksi panggung rahasia.
"Bulan ini saya akan mengadakan showcase special untuk Mantra Mantra tanggal 31 Maret nanti. Jadi kosongkan waktu kalian karena ini spesial. Doakan bisa tur panjang ke seluruh Indonesia," ungkapnya.
Proyek terbaru itu adalah video musik untuk Topik Semalam yang bekerja sama dengan YouTuber Fluxcup.
"Album Mantra Mantra sudah ada tiga video klip, Konon Katanya, yang lain baru Rehat, dan ada satu lagu video klip kedua. Videonya lucu yang bikin Fluxcup. Saya juga enggak ngira bisa bikin bareng Fluxcup, ini dia Topik Semalam," kata Kunto.
Tidak ada opsi bagi Kunto Aji ketika ditanya apa lagu favorit di album Mantra Mantra yang melibatkan empat produser itu. Semua dia suka. Satu di antaranya baru dibuatkan video dari proyek kolektif yang terkumpul sebanyak 1.246 video. Lagu itu berjudul Rehat.
"Saya tidak mengira responsnya begitu besar. Lagu ini adalah sebuah tulisan yang, kata-kata yang sudah saya ucapkan ketika saya sedang down, tidak menemukan solusi atas permasalahan saya. Baru saja saya bikin video klipnya judulnya Rehat. Karena saya yakin semua orang pasti punya masalah," terangnya.
Kunto bercerita, lewat lagu Rehat hidup seseorang terselamatkan. "Ada satu orang DM saya batal melanjutkan bunuh diri gara-gara lagu ini," cerita Kunto.
Mantra Kunto Aji diakhiri dengan lagu Jakarta Jakarta dan Konon Katanya.
"Terima kasih, Jakarta," tutup Kunto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News