Pada konser yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2018 itu, Barasuara bukan sekedar tampil. Mereka juga melakukan lelang untuk amal pada korban gempa Lombok, yang terjadi pada pekan perdana Agustus 2018.
Barasuara melelang salah satu merchandise resmi mereka, berupa kaus. Kaus tersebut ditandatangani oleh seluruh personel Barasuara. Lelang dibuka dengan harga Rp500 ribu. Dalam waktu kurang dari lima menit, tawaran terus meningkat hingga mencapai harga akhir Rp3,5 juta.
Barasuara tampil selama dua jam dengan membawakan 16 lagu, dengan komposisi 8 lagu di luar album debut Taifun dan 1 lagu nasional Mengheningkan Cipta.
Ini adalah kali pertama Barasuara tampil di gedung pertunjukkan bersejarah, Gedung Kesenian Jakarta. Tampil terhormat, mereka berupaya maksimal dengan menghadirkan kolaborasi bersama Adra Karim. Selain itu, Barasuara juga ditantang untuk berkolaborasi bersama Institut Musik Jalanan.
Sejak awal, Liztomania selalu menantang para tamu spesial mereka untuk berkolaborasi dengan para musisi jalanan. Acara ini turut mengampanyekan gerakan "pengamen naik kelas" yang diinisiasi oleh Institut Musik Jalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News